Yeremia 17:7 Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!
Semua orang percaya tentu ingin untuk selalu mengandalkan Tuhan karena pada kenyataannya pasti hidup orang yang mengandalkan Tuhan diberkati.
1 Samuel 26:8 Lalu berkatalah Abisai kepada Daud: "Pada hari ini Allah telah menyerahkan musuhmu ke dalam tanganmu, oleh sebab itu izinkanlah kiranya aku menancapkan dia ke tanah dengan tombak ini, dengan satu tikaman saja, tidak usah dia kutancapkan dua kali."
Bisa saja Daud mengiyakan saran dan permintaan Abisai tapi karena Daud percaya dan mengandalkan Tuhan maka Daud tidak menyetujui permintaan itu.
1 Samuel 26:10 Lagi kata Daud: "Demi TUHAN yang hidup, niscaya TUHAN akan membunuh dia: entah karena sampai ajalnya dan ia mati, entah karena ia pergi berperang dan hilang lenyap di sana.
Begitu kuatnya Daud didalam memegang prinsip percayanya, bagaimana dengan kita? Bisa saja pada sebuah babak kehidupan kita dapat memenangkan pertempuran namun pada babak berikutnya kita bisa kalah.
1 Samuel 27:1 Tetapi Daud berpikir dalam hatinya: "Bagaimanapun juga pada suatu hari aku akan binasa oleh tangan Saul. Jadi tidak ada yang lebih baik bagiku selain meluputkan diri dengan segera ke negeri orang Filistin; maka tidak ada harapan bagi Saul untuk mencari aku lagi di seluruh daerah Israel dan aku akan terluput dari tangannya."
Takut dan kuatir bisa membuat kita salah dalam mengambil keputusan. Awalnya Daud begitu percaya namun saat menghadapi babak baru dalam kehidupannya ia mulai "mikir" dan akhirnya salah mengambil keputusan.
Daud menipu raja Akhis demi mendapat ijin untuk tinggal dan bekerja di negerinya, negeri yang merupakan musuh Israel.
Akhis menyukai Daud karena mengira Daud memerangi bangsanya sendiri padahal yang terjadi adalah Daud memerangi kota-kota musuh Israel dan menumpas habis penduduknya tanpa meninggalkan jejak apapun.
Namun pada akhirnya, Daud sempat mengalami banyak kerugian. Daud di-PHK juga kehilangan kepercayaan dari enam ratus tentaranya.
Syukurnya Daud masih mau kembali kepada kehendak Tuhan.
1 Samuel 30:6 Dan Daud sangat terjepit, karena rakyat mengatakan hendak melempari dia dengan batu. Seluruh rakyat itu telah pedih hati, masing-masing karena anaknya laki-laki dan perempuan. Tetapi Daud menguatkan kepercayaannya kepada TUHAN, Allahnya.
Keputusan kita saat takut dan kuatir bisa saja membuahkan penderitaan dan kesukaran namun sejauh kita masih tetap percaya dan mengandalkan Tuhan akan terbuka pintu kemurahan Tuhan.
Daud akhirnya tertolong bahkan ia dapat menjadi berkat bagi orang lain.
Mazmur 37:25 Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti;
Tetap percaya dan mengandalkan Tuhan niscaya pemeliharaan Tuhan nyata atas kita.
Tetap semangat. Jbu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar