#dailybread
#kidsandteens
Hari-hari Pak Nuh dan keluarga di atas bahtera cukup menjenuhkan. Bayangkan saja bila kalian naik kapal dan tidak turun-turun selama berbulan-bulan, oh jenuhnya. Ingin segera mencapai daratan. Demikian juga dengan Pak Nuh dan keluarganya.
Hanya saja tidak mungkin mereka memutuskan berlabuh dimana, lalu turun dari bahtera di waktu yang sesuai keinginan mereka. Karena selama air bah melanda bumi dengan dahsyatnya, mereka tidak punya tempat berlabuh, karena seluruh daratan di muka bumi tertutup air, termasuk puncak-puncak gunung yang tinggi. Seram sekali.
Untungnya ada pasangan-pasangan binatang yang cukup menghibur mereka selama bahtera mereka terombang-ambing di atas air bah.
Waktu berlalu, air bah mulai surut. Akhirnya keluarga Pak Nuh turun dan keluar dari bahtera. Ternyata bahtera mereka kandas di atas salah satu gunung tertinggi di dunia. Bayangkan betapa hebatnya bencana alam di jaman itu. Bukti bahwa Tuhan setia dengan FirmanNya.
Mungkin ada yang berkata mengapa Tuhan bertindak kejam dengan mengadakan bencana alam sebesar itu, dan memunahkan penduduk bumi? Jawabannya Tuhan tidak kejam, anak-anak. Justru Tuhan mengasihi. Karena itu Tuhan memberi waktu yang sangat lama untuk manusia mau memperhatikan peringatan-peringatan-Nya. Bertahun-tahun Tuhan memberi kesempatan agar umat manusia bertobat. Sayangnya manusia tidak mengindahkan peringatan Tuhan tersebut. Justru makin tenggelam dalam keasyikan dosa-dosa mereka. Sampai akhirnya mereka juga tenggelam dalam air bah yang dahsyat itu.
Sekarang banyak anak dan orang tua yang abai terhadap Firman Tuhan. Banyak juga yang mulai tidak percaya kepada Tuhan. Mereka menganggap Alkitab hanyalah sebuah buku kuno yang tidak perlu lagi dipeecayai. Tanpa mereka sadari, mereka adalah orang-orang yang dimaksud oleh rasul Petrus ribuan tahun yang lampau dalam suratnya. Apa itu? Perhatikan kalimat-kalimat berikut ini:
Yang terutama harus kamu ketahui ialah, bahwa pada hari-hari zaman akhir akan tampil pengejek-pengejek dengan ejekan-ejekannya, yaitu orang-orang yang hidup menuruti hawa nafsunya. Kata mereka: ”Di manakah janji tentang kedatangan-Nya itu? Sebab sejak bapa-bapa leluhur kita meninggal, segala sesuatu tetap seperti semula, pada waktu dunia diciptakan.”
2 Petrus 3:3-4
Apa yang Firman Tuhan katakan selalu benar, dan selalu terjadi. Firman Tuhan katakan akan tampil pengejek-pengejek yang tidak percaya pada Tuhan, terjadi! Firman Tuhan berkata bahwa kasih akan makin dingin, orang akan semakin jahat, benar terjadi. Firman Tuhan berkata bahwa akan ada peperangan, wabah atau pandemi, dan semuanya benar-benar terjadi.
Dan kita harus yakin bila Firman Tuhan berkata Yesus akan datang kembali, itu PASTI TERJADI!!! Karena itu mumpung anak-anak masih percaya kepada Tuhan dan FirmanNya, banyak-banyaklah dekat kepada Dia, banyak belajar dari Firman TUHAN dan hidup sesuai apa yang TUHAN mau. Karena akan tiba waktunya hal-hal berikut ini akan terjadi:
Barangsiapa yang berbuat jahat, biarlah ia terus berbuat jahat; barangsiapa yang cemar, biarlah ia terus cemar; dan barangsiapa yang benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran; barangsiapa yang kudus, biarlah ia terus menguduskan dirinya!”
Wahyu 22:11
Keputusan ada di tangan anak-anak. Kalau kalian mulai disiplinkan diri hidup sesuai kehendak Tuhan, banyak berdoa dan baca Firman, hidupmu akan terus berada dalam kekudusan bahkan lebih kudus lagi. Dan kalian siap bertemu dengan Tuhan dalam kebahagiaan kekal di sorga bila Ia datang kelak di hari yang tidak kita duga.
Tapi bila tidak mau mendekat kepada Tuhan, terus menunda hidup dalam pertobatan, jangan kaget bila kejahatan dalam diri ini bisa semakin membesar. Tahu kan, dimana tempatnya orang yang terus hidup dalam dosa? Yang pasti bukan di sorga. Tempatnya itu neraka, sebuah tempat yang mengerikan, gelap dengan lautan apinya. Ah... Semoga itu tidak terjadi pada kita semua ya nak.
Tuhan Yesus peduli dan mau menolong anak-anak. Tuhan Yesus sayang kalian. Jangan sia-siakan waktu yang Tuhan beri ya nak. Tuhan memberkati

Tidak ada komentar:
Posting Komentar