Sabtu, 14 Agustus 2021

Jangan menghadirkan kutuk hanya karena berkomentar yang tidak benar

2 Raja-raja 2:23 Elisa pergi dari sana ke Betel. Dan sedang ia mendaki, maka keluarlah anak-anak dari kota itu, lalu mencemoohkan dia serta berseru kepadanya: "Naiklah botak, naiklah botak!"

Peristiwa yang sedang terjadi kadang-kadang menimbulkan pertanyaan tersendiri bagi setiap kita tapi bukan berarti kita harus berkomentar.

2 Raja-raja 2:24 Lalu berpalinglah ia ke belakang, dan ketika ia melihat mereka, dikutuknyalah mereka demi nama TUHAN. Maka keluarlah dua ekor beruang dari hutan, lalu mencabik-cabik dari mereka empat puluh dua orang anak. 

Berkomentar hanya karena basa-basi saja kadang-kadang menimbulkan luka dihati orang lain, apalagi ketika komentar kita justru berhubungan dengan ketidak percayaan akan Firman Tuhan.

2 Raja-raja 7:1 Lalu berkatalah Elisa: "Dengarlah firman TUHAN. Beginilah firman TUHAN: Besok kira-kira waktu ini sesukat tepung yang terbaik akan berharga sesyikal dan dua sukat jelai akan berharga sesyikal di pintu gerbang Samaria."

Firman Tuhan bisa datang kapan saja kepada kita, kalau datang saat kenyataan sedang mendukung oke oke saja bagaimana jika datangnya Firman Tuhan saat situasi tidak mendukung?

2 Raja-raja 7:2 Tetapi perwira, yang menjadi ajudan raja, menjawab abdi Allah, katanya: "Sekalipun TUHAN membuat tingkap-tingkap di langit, masakan hal itu mungkin terjadi?" Jawab abdi Allah: "Sesungguhnya, engkau akan melihatnya dengan matamu sendiri, tetapi tidak akan makan apa-apa dari padanya."

Firman Tuhan yang dianggap tidak relevan membuat orang meremehkanNya  namun karena itu adalah Firman Tuhan maka IA sendiri yang akan membela FirmanNya.

2 Raja-raja 7:17 Adapun raja telah menempatkan perwira yang menjadi ajudannya itu mengawasi pintu gerbang, tetapi rakyat menginjak-injak dia di pintu gerbang, lalu ia mati sesuai dengan perkataan abdi Allah yang mengatakannya pada waktu raja datang mendapatkan dia. 

Kenyataannya orang yang punya posisi baik, ekonomi baik, punya faktor pendukung justru tidak mengalami mujizat Tuhan hanya karena mengawali dengan komentar yang salah.

Kiranya kita dapat berkomentar yang benar ditempat yang tepat pada waktu yang tepat sehingga bukan kutukan yang kita alami tetapi mujizat Tuhan yang kita alami.

Tetap semangat. Jbu



Sumber : Penjaga Menara - GPDI Green lake City

New seven Generation's artikel

Tidak ada komentar:

Posting Komentar