Keluaran 13:21 TUHAN berjalan di depan mereka, pada siang hari dalam tiang awan untuk menuntun mereka di jalan, dan pada waktu malam dalam tiang api untuk menerangi mereka, sehingga mereka dapat berjalan siang dan malam.
Manifestasi Allah dalam kehidupan ini sangat nyata dan jelas, sama seperti Tuhan menuntun bangsa Israel dipadang gurun, demikian pula Dia menuntun kita di padang kehidupan saat ini.
Nehemia 9:12 Dengan tiang awan Engkau memimpin mereka pada siang hari dan dengan tiang api pada malam hari untuk menerangi jalan yang mereka lalui.
Tiang awan untuk melindungi pada siang hari, sedang tiang api untuk menuntun dan menerangi pada malam hari, keduanya yaitu Roh Kudus menjadi penuntun bagi kita setiap hari.
Bilangan 9:22 Berapa lama pun juga awan itu diam di atas Kemah Suci, baik dua hari, baik sebulan atau lebih lama, maka orang Israel tetap berkemah dan tidak berangkat; tetapi apabila awan itu naik, barulah mereka berangkat.
Sayangnya kita sering tidak sabaran, kita lebih sering tergoda untuk mengikuti keinginan diri sendiri ketimbang mengikuti kehendak Tuhan, alhasil kita kehilangan arah yang membuat kita menjadi mudah stres dan frustasi, bahkan ada yang sampai bunuh diri.
1 Korintus 3:16-17 Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu? Jika ada orang yang membinasakan bait Allah, maka Allah akan membinasakan dia. Sebab bait Allah adalah kudus dan bait Allah itu ialah kamu.
Seberat apapun masalah dan pergumulan hidup, jangan ijinkan membebani hidup ini. Terus menerus hidup tertekan dan stres dapat membuat tubuh jadi sakit sakitan.
Efesus 5:1 Sebab itu jadilah penurut-penurut Allah, seperti anak-anak yang kekasih
Kembalilah kepada asal muasal permasalahan yang terjadi, bahwa segalanya dimulai dari ketidak taatan, itu sebabnya bangunlah hidup kita dengan baik dan benar, mulai sekarang turutilah perintah Tuhan dengan segenap hati, maka damai sejahtera Allah akan memulihkan dan menyembuhkan seluruh aspek hidup kita.
1 Samuel 15:22 Tetapi jawab Samuel: "Apakah TUHAN itu berkenan kepada korban bakaran dan korban sembelihan sama seperti kepada mendengarkan suara TUHAN? Sesungguhnya, mendengarkan lebih baik dari pada korban sembelihan, memperhatikan lebih baik dari pada lemak domba-domba jantan.
Bangunlah keintiman dengan Tuhan, dengarlah segala tuntunanNya setiap saat, ingatlah! Mendengarkan suara Tuhan adalah yang utama dan terutama dari segala amal ibadah kita.
Tetap semangat. Jbu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar