Yohanes 3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Manusia termalang didunia adalah orang yang tidak pernah bisa memahami bahwa dirinya dikasihi dan dicintai oleh Tuhan, oleh pasangan, oleh keluarga dan oleh sahabatnya.
2 Petrus 3:17-18 Tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, kamu telah mengetahui hal ini sebelumnya. Karena itu waspadalah, supaya kamu jangan terseret ke dalam kesesatan orang-orang yang tak mengenal hukum, dan jangan kehilangan peganganmu yang teguh, tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya.
Seorang manusia yang kehilangan cinta kasih bagaikan orang yang tersesat dipadang gurun, mereka kehilangan tujuan dan motivasi, hatinya kosong, jenuh, mudah frustasi dan stres, atau sebaliknya menjadi workcoholic dengan ambisi yang tak terkendali, tidak peduli, liar, tega dan kejam kepada orang lain.
Yohanes 3:17 Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.
Refleksi hidupnya sangat sensitif, selalu curiga dan waspada, tidak bisa enjoy, sulit untuk menikmati kehidupannya, bahkan setiap dukungan maupun bantuan yang diberikan kepadanya bisa dirasakan sebagai ancaman, orang semacam ini pada umumnya lebih sulit untuk menerima Yesus sebagai penyelamat hidupnya.
Amsal 18:14 Orang yang bersemangat dapat menanggung penderitaannya, tetapi siapa akan memulihkan semangat yang patah?
Orang yang tidak merasakan dan memiliki cinta kasih, kelihatannya saja tangguh dan kuat, padahal dalam hatinya keropos, hidupnya mudah goyah dan bimbang, semangatnya gampang patah.
Yeremia 15:18 Mengapakah penderitaanku tidak berkesudahan, dan lukaku sangat payah, sukar disembuhkan? Sungguh, Engkau seperti sungai yang curang bagiku, air yang tidak dapat dipercayai.
Sekecil apapun masalah yang dialaminya selalu menyalahkan Tuhan, terlalu mudah mengkambing hitamkan orang lain, pola pikir seperti ini akan sulit untuk menerima pemulihan dalam hidupnya.
1 Petrus 5:9-10 Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama, dan Allah, sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal, akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita seketika lamanya.
Bangunlah iman!, bahwa kita tidak sanggup hidup sendirian, kita membutuhkan kasih karunia Tuhan, kita juga membutuhkan cinta dan kasih dari orang tua, pasangan, keluarga dan sahabat, untuk melengkapi kehidupan ini.
Filipi 3:10-11 Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya, supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati.
Hidup adalah anugerah dari Tuhan, tanpa seijin Tuhan kita tidak akan pernah bisa menikmati arti daripada kehidupan ini, carilah Tuhan dan kenalilah KasihNya yang begitu dalam kepada kita.
Yohanes 3:18 Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.
Percayalah kepadaNya, maka kita semua dimerdekakan dari segala kutuk maut dan segala kegagalan, teruslah berjalan bersama Tuhan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar