Selasa, 02 November 2021

Keteguhan hidup belum tentu milik seorang raja

1 Korintus 10:12 Sebab itu siapa yang menyangka, bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh! 

Banyak orang yang sangat kelihatan teguh berdiri tapi setelah melewati proses panjang akhirnya tumbang juga. Jika diteliti dengan baik maka kita akan kaget sebab mereka tumbang bukan karna badai yang besar tetapi justru karena perkara-perkara kecil.

1 Raja-raja 21:4 Lalu masuklah Ahab ke dalam istananya dengan kesal hati dan gusar karena perkataan yang dikatakan Nabot, orang Yizreel itu, kepadanya: "Tidak akan kuberikan kepadamu milik pusaka nenek moyangku." Maka berbaringlah ia di tempat tidurnya dan menelungkupkan mukanya dan tidak mau makan. 

Sungguh sangat disayangkan nama dan posisi sebagai raja tapi kapasitas dan kualitas diri ternyata masih sekelas pecundang.

1 Raja-raja 21:3 Jawab Nabot kepada Ahab: "Kiranya TUHAN menghindarkan aku dari pada memberikan milik pusaka nenek moyangku kepadamu!" 

Lebih baik hidup sebagai orang biasa tapi punya keteguhan hati untuk menjadi penyembah Tuhan dari pada hidup sebagai raja tapi tidak teguh dalam berpegang pada Tuhan.

Amsal 3:6 Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu. 

Kita memang belum sempurna sehingga terkadang keluar dari jalur yang benar tapi yang jelasnya jika kita mengakui dan berjalan dalam terang Tuhan maka Dialah yang akan menolong kita untuk tetap berdiri disituasi buruk sekalipun. 

1 Korintus 15:58 Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.

Keteguhan kita mungkin masih terlihat belum sempurna tapi bukan berarti tidak bisa, saat kita melakukan langkah pertama untuk giat dalam pekerjaan Tuhan maka Tuhan akan membantu kita untuk tetap berdiri teguh dijalanNya.

2 Tesalonika 2:15 Sebab itu, berdirilah teguh dan berpeganglah pada ajaran-ajaran yang kamu terima dari kami, baik secara lisan, maupun secara tertulis.

Teguh menurut standard dunia identik dengan otoriter berbeda dengan standard kerajaan Tuhan.

Berpegang pada pengajaran Firman Tuhan maka kita akan terus berdiri teguh berapapun besar tantangannya.

Tetap semangat. Jbu



Sumber : Penjaga Menara - GPDI Green lake City

New seven Generation's artikel

Tidak ada komentar:

Posting Komentar