Senin, 15 November 2021

Orang percaya berhutang penyembahan kepada Tuhan

Lukas 7:37 
Di kota itu ada seorang perempuan yang terkenal sebagai seorang berdosa. Ketika perempuan itu mendengar, bahwa Yesus sedang makan di rumah orang Farisi itu, datanglah ia membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi.  

❇️ Penyembahan tidak dilahirkan oleh metode, cara, dogma, doktrin, ajaran, sistem, budaya gereja. Penyembahan lahir dari “pengalaman dan kekaguman akan Tuhan.” 

Maleakhi 1:6-8
Seorang anak menghormati bapanya dan seorang hamba menghormati tuannya.
☝️ Jika Aku ini bapa, di manakah hormat yang kepada-Ku itu? 
☝️ Jika Aku ini tuan, di manakah takut yang kepada-Ku itu? 
firman TUHAN semesta alam kepada kamu, hai para imam yang menghina nama-Ku. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami menghina nama-Mu?" Kamu membawa roti cemar ke atas mezbah-Ku, tetapi berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami mencemarkannya?" Dengan cara menyangka: "Meja TUHAN boleh dihinakan!" Apabila kamu membawa seekor binatang buta untuk dipersembahkan, tidakkah itu jahat? Apabila kamu membawa binatang yang timpang dan sakit, tidakkah itu jahat? Cobalah menyampaikannya kepada bupatimu, apakah ia berkenan kepadamu, apalagi menyambut engkau dengan baik? firman TUHAN semesta alam.  

❇️ Seorang penyembah adalah orang yang mengalami Tuhan sampai terkagum-kagum. Ketiadaan kekaguman terhadap Tuhan sama dengan ketiadaan penyembahan. 

❇️ Keringnya penyembahan kepada Tuhan karena sudah kehilangan kekaguman kepada Tuhan. Masihkah kita kagum akan Tuhan? 

Ulangan 16:17 
tetapi masing-masing dengan sekedar persembahan, sesuai dengan berkat yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu." 

❇️ Penyembahan juga berbicara persembahan materi yang kita persembahkan kepada Tuhan dan pekerjaan-Nya. Semua harus dilandasi atas kekaguman akan karya penyelamatan-Nya.

Ibrani 13:15 
Sebab itu marilah kita, oleh Dia, senantiasa mempersembahkan korban syukur kepada Allah, yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya.

❇️ Penyembahan juga berbicara tentang ucapan bibir yang memuliakan Tuhan, kalaupun persembahan materi kita banyak tapi ucapan bibir tidak memuliakan Tuhan maka penyembahan bisa dikategorikan sebagai persembahan yang cacat.

Roma 12:1 
Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. 

👉 Penyembahan juga bisa berbicara tentang mempersembahkan tubuh makanya tidak bisa dikatakan “walaupun saya tidak hadir ibadah tapi yang penting hati saya ikut ibadah”.

Tetap semangat. JBU




Sumber : Penjaga Menara - GPDI Green lake City

New seven Generation's artikel

Tidak ada komentar:

Posting Komentar