Rabu, 26 Januari 2022

Situasi akan memaksa orang untuk berseru kepada Tuhan

Yesaya 40:27 Mengapakah engkau berkata demikian, hai Yakub, dan berkata begini, hai Israel: "Hidupku tersembunyi dari TUHAN, dan hakku tidak diperhatikan Allahku?" 

Merasa tidak dipedulikan Allah muncul di benak bangsa Israel yang berada dalam pembuangan di Babel. Bangsa Israel menjadi rakyat jajahan setelah kalah perang dan kemudian ditawan atau dipindahkan dengan paksa ke negeri Babel yang mengalahkan mereka. 

Perasaan yang sama bisa saja datang mengintimidasi kita dari berbagai sisi kehidupan.

Yesaya 40:28 Tidakkah kautahu, dan tidakkah kaudengar? TUHAN ialah Allah kekal yang menciptakan bumi dari ujung ke ujung; Ia tidak menjadi lelah dan tidak menjadi lesu, tidak terduga pengertian-Nya. 

Dalam setiap pergumulan, Tuhan punya banyak cara untuk menghibur anak-anakNya. Yesaya dipakai Tuhan untuk menyuarakan kabar gembira ini bahwa Tuhan yang kita sembah adalah Allah yang kekal yang menciptakaan bumi, Ia tidak lelah dan pengertianNya tak terduga.

Yesaya 40:30 Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung, 

Covid 19 telah membuktikan bahwa tidak ada orang kuat yang kebal dengan kematian, bahkan diusia produktif, yang diharapkan sekalipun tidak berkuasa atas kematian.

Yesaya 40:31 tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah. 

Hanya orang yang menanti-nantikan Tuhanlah yang akan tetap berdiri ditengah badai sekalipun.
Menanti-nantikan Tuhan sama dengan qavah yang artinya terikat kuat atau dijadikan satu dengan cara dipilin.

Pastikan hidup kita terikat kuat dengan Tuhan sehingga menghadapi apapun goncangan kehidupan ini, kita tetap aman.

Tetap semangat. Jbu


Sumber : Penjaga Menara - GPDI Green lake City

New seven Generation's artikel

Tidak ada komentar:

Posting Komentar