Yesaya 2:22 Jangan berharap pada manusia, sebab ia tidak lebih dari pada embusan nafas, dan sebagai apakah ia dapat dianggap?
Manusia yang berjanji, manusia pula yang mengingkarinya, namun kenapa menjadi kecewanya kepada Tuhan? kadang janji adalah kebohongan yang termanis!, sudah berapa sering terjadi?
Mazmur 33:17 Kuda adalah harapan sia-sia untuk mencapai kemenangan, yang sekalipun besar ketangkasannya tidak dapat memberi keluputan.
Bagaimanapun juga jangan pernah berharap pada manusia!, sebab pasti akan kecewa!, semua orang bisa berjanji, namun tidak semua orang dapat menepatinya.
Ratapan 3:25-26 TUHAN adalah baik bagi orang yang berharap kepada-Nya, bagi jiwa yang mencari Dia, adalah baik menanti dengan diam pertolongan TUHAN.
Apapun situasi dan kondisi kita saat ini, berharaplah hanya kepada Tuhan, bukan manusia! carilah Tuhan!, sebab Dia tidak pernah mengingkari janji janjiNya.
Mazmur 33:18-19 Sesungguhnya, mata TUHAN tertuju kepada mereka yang takut akan Dia, kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya, untuk melepaskan jiwa mereka dari pada maut dan memelihara hidup mereka pada masa kelaparan.
Banyak orang percaya dengan janji manusia, tetapi mereka tidak percaya kepada janji Tuhan, padahal janji Tuhan dapat memberi kekuatan dan pengharapan kepada kita yang mempercayainya.
Mazmur 78:32-33 Sekalipun demikian mereka masih saja berbuat dosa dan tidak percaya kepada perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib, sebab itu Ia membuat hari-hari mereka habis dalam kesia-siaan, dan tahun-tahun mereka dalam kekejutan.
Orang yang cerdas pasti memilih percaya pada janji janji Tuhan, sebaliknya orang yang bodoh mengabaikannya, itu sebabnya mereka tidak pernah mengalami hidup yang penuh mujizat, sekalipun begitu banyak perbuatan perbuatan ajaib dari Tuhan yang sudah melewatinya.
Yesaya 36:5 Kaukira bahwa hanya ucapan bibir saja dapat merupakan rencana dan kekuatan untuk perang! Sekarang, kepada siapa engkau berharap, maka engkau memberontak terhadap aku?
Belajarlah menghargai dan percaya kepada janji janji Tuhan, jika tidak!, akan mirip seperti pemberontak yang hidupnya selalu terpenjara oleh pergumulan dan masalah setiap hari.
Yesaya 36:6 Sesungguhnya, engkau berharap kepada tongkat bambu yang patah terkulai itu, yaitu Mesir, yang akan menusuk dan menembus tangan orang yang bertopang kepadanya. Begitulah keadaan Firaun, raja Mesir, bagi semua orang yang berharap kepadanya.
Akhir kata jangan pernah berharap pada manusia, meskipun mereka hebat dan kaya raya, bagian kita hanya percaya kepadaNya, percaya kepada setiap janji janjiNya. amin.
Tetap semangat. Jbu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar