Minggu, 27 Februari 2022

Percaya atau tidak inilah kenyataan yang tidak pernah bisa disangkal

Lukas 2:11-12  Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud. Dan inilah tandanya bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan."

KedatanganNya yang pertama sebagai bayi yang lahir dikandang domba, lemah dan tak berdaya, dimusuhi dan dikejar kejar sang penguasa dunia agar rancangan Allah memberi keselamatan menjadi gagal, namun mana ada rencana Allah yang gagal? mari kita renungkan keputusan apa saja yang sudah kita ambil selama ini? menentang Allah atau mengikuti Dia dalam ketaatan penuh, atau setengah setengah , atau tidak sama sekali.

Matius 25:6  Waktu tengah malam terdengarlah suara orang berseru: Mempelai datang! Songsonglah dia!

Pada akhirnya kita bukan hanya sekedar percaya Yesus yang sudah lahir sebagai Juruselamat tetapi harus mengambil keputusan menerimanya sebagai Sang Juruselamat, sebelum kedatanganNya yang kedua, sebab Dia datang bukan lagi sebagai bayi, namun sebagai Raja.

Ulangan 28:1  "Jika engkau baik-baik mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka TUHAN, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi. 

Jangan berlambat lambat seperti isteri LOT, hati dan pikirannya hanya melihat kebelakang, dunia dan segala isinya memang indah dan menarik hati, padahal semua yang ada didunia ini hanyalah bonus dan hadiah dari Tuhan, yang sifatnya hanya sementara, tidak ada yang dapat kita bawa waktu kita menghadap sang Khalik.

Yesaya 55:6  Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat! 

Natal adalah saat yang terbaik mencari Tuhan, ijinkan Dia lahir dalam hati dan hidup kita, kelahiranNya adalah bukti bahwa Tuhan memberi perkenananNya untuk ditemui, berserulah dengan segenap hati, maka kita  sudah diselamatkan. 

Tetap semangat. Jbu


Sumber : Penjaga Menara - GPDI Green lake City

New seven Generation's artikel

Tidak ada komentar:

Posting Komentar