Rabu, 09 Maret 2022

Ia tampak indah dan mahal ketika rela diproses.

Yeremia 5:1-6
Bangsa Israel adalah bangsa yang tegar tengkuk. Sebenarnya Tuhan sangat mengasihi mereka dengan kasih setia yang besar. Karena itu Tuhan menyuruh Yeremia mencari diantara bangsa Israel di Yerusalem, siapa tahu ada diantara mereka yang melakukan keadilan dan mencari kebenaran, sehingga Tuhan mau mengampuni kota mereka.

❇️ Tetapi sayang Yeremia tidak menjumpai seorangpun yang mau melakukan keadilan dan kebenaran. Bangsa Israel kehilangan sensitifitas atau kepekaan kepada Tuhan. Keras seperti batu.

Amsal 20:27
Roh manusia adalah pelita Tuhan, yang menyelidiki seluruh lubuk hatinya.

❇️ Jangan sampai kita seperti batu yang tidak memiliki sensitifitas/kepekaan kepada Tuhan. Orang yang kehilangan kepekaan terhadap Tuhan maka nuraninya (pelita di dalam dirinya) padam.

Yohanes 16:13
Roh Kudus akan memimpin kita dalam seluruh kebenaran. Karena itu penting bagi kita untuk tetap peka terhadap Roh Kudus.

❇️ Kebenaran Allah kelihatannya mudah dilakukan tetapi sebenarnya tidak mudah. Contohnya tentang pengampunan. Hanya bila dimampukan Roh Kudus kita dapat memngampuni.

1 Petrus 3:21
Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan – maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah – oleh kebangkitan Yesus Kristus.

❇️ Hati nurani yang baik dapat kita minta dari TUHAN.

Roma 12:11
Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.

❇️ Bila kita memiliki kehidupan yang mau dibentuk dan dipimpin oleh Firman Tuhan dan Roh Kudus, maka roh kita akan menyala-nyala sehingga bersemangat untuk melayani Tuhan. 

❇️ Kecenderungan manusia untuk hidup dalam daging menyebabkan rohnya padam sehingga tidak semangat melayani Tuhan.
Syukur kepada Allah, Roh Kudus memimpin kita kepada seluruh kebenaran.

👉 Orang yang ada dalam hadirat Allah, rohnya menyala-nyala, memiliki kepekaan untuk dapat mengerti apa yang Tuhan kehendaki.

Tetap semangat. JBU


Sumber : Penjaga Menara - GPDI Green lake City

New seven Generation's artikel

Tidak ada komentar:

Posting Komentar