Jumat, 18 Maret 2022

Jangan membenci diri sendiri

Efesus 5:29  Sebab tidak pernah orang membenci tubuhnya sendiri, tetapi mengasuhnya dan merawatinya, sama seperti Kristus terhadap jemaat. 
 
Orang yang bermasalah dengan jiwanya akan berimbas untuk membenci dirinya sendiri, dia selalu menghukum dan memberi nilai yang buruk bagi dirinya sendiri, bahkan ada orang yang merusak dirinya dan berpikir itu akan membuat orang jadi susah. 
 
Yeremia 20:18  Mengapa gerangan aku keluar dari kandungan, melihat kesusahan dan kedukaan, sehingga hari-hariku habis berlalu dalam malu?  
 
Jika ada orang yang menyebutmu jelek, ngatain kamu adalah orang gagal, serta menghina dan mengucilkanmu, jangan pernah malu!, sebab mungkin saja itu benar, jadikan itu sebagai cambuk dalam hidupmu untuk bangkit memperbaiki diri, bukan sebaliknya malah makin tersiksa dan murung. 
 
Yesaya 60:1 Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu.  
 
Bangkit menjadi terang bukanlah mencari obor lalu berdiri diatas atap rumah lalu mengibar ngibarkannya, melainkan kerja keraslah!, sampai yang mengata-ngatai menjadi bingung dan akhirnya berhenti mengatai-ngatai.
 
Yesaya 60:2 Sebab sesungguhnya, kegelapan menutupi bumi, dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa; tetapi terang TUHAN terbit atasmu, dan kemuliaan-Nya menjadi nyata atasmu.  
 
Orang berkata jangan lupakan sejarah!, yang benar adalah tutuplah sejarah masa lalu yang jelek itu, lalu bersama Yesus bukalah lembaran yang baru, maka sekalipun dunia ini gelap oleh pandemi covid, hidup kita akan tetap terang benderang karena terang Tuhan ada didalam diri orang yang semangat, rajin, riang dan yang tidak pernah putus asa. 
 
1 Tesalonika 3:3  supaya jangan ada orang yang goyang imannya karena kesusahan-kesusahan ini. Kamu sendiri tahu, bahwa kita ditentukan untuk itu. 
 
Sesulit dan seberat apapun yang namanya pekerjaan, jika kita kerjakan dengan sungguh sungguh akan terasa ringan, sesungguhnya kita tidak pantas menjadi goyang iman, tancapkan saja iman kita  sekarang dibawah kaki Yesus maka kita akan menjadi orang yang kokoh dan kuat, untuk mengalami janji janji Allah. 
 
Pengkhotbah 7:14  Pada hari mujur bergembiralah, tetapi pada hari malang ingatlah, bahwa hari malang ini pun dijadikan Allah seperti juga hari mujur, supaya manusia tidak dapat menemukan sesuatu mengenai masa depannya. 
 
Masa depan kita sudah disediakan Tuhan, lakukan perintah Tuhan, niscaya kita akan menuai hasil terbaik.

Tetap semangat. Jbu




Sumber : Penjaga Menara - GPDI Green lake City

New seven Generation's artikel

Tidak ada komentar:

Posting Komentar