1 Timotius 6:6-7 Memang ibadah itu kalau disertai rasa cukup, memberi keuntungan besar, sebab kita tidak membawa sesuatu apa ke dalam dunia dan kita pun tidak dapat membawa apa-apa ke luar.
Jangan berkecil hati jika sampai hari ini kita hanya hidup serba pas, jabatan, kedudukan dan status biasa biasa saja, harta juga tidak seberapa, yang penting hidup kita bisa dipenuhi dengan damai sejahtera dan sukacita, ketahuilah!, manfaat terbesar bagi hidup kita adalah kekekalan bukan pencapaian hasil seperti harta dan pangkat.
1 Petrus 1:3-4 Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, yang karena rahmat-Nya yang besar telah melahirkan kita kembali oleh kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati, kepada suatu hidup yang penuh pengharapan, untuk menerima suatu bagian yang tidak dapat binasa, yang tidak dapat cemar dan yang tidak dapat layu, yang tersimpan di sorga bagi kamu.
Sebagai orang percaya!, sesulit apapun hidup yang kita jalani!, jangan pernah kecewa, tawar hati apalagi putus asa, jangan pernah cemburu melihat keuntungan orang fasik, melainkan bersyukurlah karena Yesus, nama kita tercatat di Sorga.
1 Petrus 1:5 Yaitu kamu, yang dipelihara dalam kekuatan Allah karena imanmu sementara kamu menantikan keselamatan yang telah tersedia untuk dinyatakan pada zaman akhir.
Halleluyah, karena kasih sayang Tuhanlah!, hidup kita terpelihara sampai hari ini!, kita tidak pernah kekurangan dan kelaparan, selalu ada makanan, minuman dan pakaian, untuk itulah hati kita mengucap syukur karena kebaikan Tuhan.
1 Petrus 1:6-7 Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu seketika harus berdukacita oleh berbagai-bagai pencobaan, maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api, sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diri-Nya.
Semua orang pasti mengalami proses kehidupan dan respons atas prosespun berbeda-beda, ada yang memilih bersyukur tapi ada juga yang memilih protes sehingga tersandung kepada banyak hal yang justru tidak mengenakan.
Pengkhotbah 6:2 orang yang dikaruniai Allah kekayaan, harta benda dan kemuliaan, sehingga ia tak kekurangan suatu pun yang diingininya, tetapi orang itu tidak dikaruniai kuasa oleh Allah untuk menikmatinya, melainkan orang lain yang menikmatinya! Inilah kesia-siaan dan penderitaan yang pahit.
Percuma kekayaan yang berlimpah limpah jika kita tidak pernah bisa menikmati hidup tetapi alangkah nikmatnya hidup dalam anugerah Tuhan!.
Tetap semangat. Jbu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar