Selasa, 08 Maret 2022

Pengajaran melalui perbuatan

Yohanes 8:39 
Jawab mereka kepada-Nya: “Bapa kami ialah Abraham.” Kata Yesus kepada mereka: “Jikalau sekiranya kamu anak-anak Abraham, tentulah kamu mengerjakan pekerjaan yang dikerjakan oleh Abraham.”

❇️ Bagi Tuhàn Yesus perbuatan orang percaya harus mengkonfirmasi tentang siapa Bapanya. Sangat percuma jika menyebut anak Abraham tapi kelakuannya tidak mengkonfirmasikan Bapanya.

Yohanes 8:44 
Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.

Jikalau Perkataan Tuhàn Yesus begitu keras maka sebenarnya Tuhàn Yesus mengharapkan orang percaya untuk mempraktekan Firman Tuhan dalam kehidupan setiap hari bukan sekedar berbicara Firman Tuhan tapi kemudian tidak melakukannya.

Yakobus 2:15-17 
Jika seorang saudara atau saudari tidak mempunyai pakaian dan kekurangan makanan sehari-hari, dan seorang dari antara kamu berkata: "Selamat jalan, kenakanlah kain panas dan makanlah sampai kenyang!", tetapi ia tidak memberikan kepadanya apa yang perlu bagi tubuhnya, apakah gunanya itu? Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati.

❇️ Dunia tidak mengharapkan teriakan tetapi dunia sedang menanti kasih Allah yang direpresentatifkan oleh anak-anak-Nya karena itu kasih harus diamalkan bukan hanya dibicarakan.

Pengkhotbah 11:6
Taburkanlah benihmu pagi-pagi hari, dan janganlah memberi istirahat kepada tanganmu pada petang hari, karena engkau tidak mengetahui apakah ini atau itu yang akan berhasil, atau kedua-duanya sama baik.

❇️ Teruslah menabur, melakukan apa yang Tuhan kehendaki toh pada waktunya kita juga yang akan menikmati hasil taburan kita.

❇️ Jika benih kejahatan saja pada akhirnya mempermalukan seseorang maka percayalah benih kebaikan yang kita tabur akan mempermuliakan sang penabur benih.

Mazmur 126:5-6
Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai. Orang yang berjalan maju dengan menangis sambil menabur benih, pasti pulang dengan sorak-sorai sambil membawa berkas-berkasnya.

👉 Pastikan diri kita untuk tetap menabur yang baik walau harus menangis saat menabur, akan ada saatnya kita bersorak-sorai dengan hasil taburan kita, ini hukumnya dan ini kepastiannya.

Tetap semangat. JBU



Sumber : Penjaga Menara - GPDI Green lake City

New seven Generation's artikel

Tidak ada komentar:

Posting Komentar