Rabu, 30 Maret 2022

Semangat adalah penopang utama

Roma 4:18  Sebab sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham berharap juga dan percaya, bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa, menurut yang telah difirmankan: "Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu." 

Jangan bimbang dan ragu terhadap janji janji Tuhan sekalipun situasi dan keadaan tidak mendukung, sebab Dia adalah Allah yang setia dan adil yang tidak pernah lupa untuk menggenapi segala janji janjiNya selama kita setia dan taat kepadaNya.

Roma 4:19  Imannya tidak menjadi lemah, walaupun ia mengetahui, bahwa tubuhnya sudah sangat lemah, karena usianya telah kira-kira seratus tahun, dan bahwa rahim Sara telah tertutup. 

Setiap kita pasti memiliki mimpi dan pengharapan, namun tidak pernah ada mimpi yang tercapai secara instan, mungkin saja itu baru menjadi kenyataan setelah bertahun tahun kemudian, bahkan mungkin sampai tua dan lemah seperti Abraham.

Roma 4:20  Tetapi terhadap janji Allah ia tidak bimbang karena ketidakpercayaan, malah ia diperkuat dalam imannya dan ia memuliakan Allah,

Pergumulan pertama adalah masa tunggu atau penundaan selalu menjadi pergumulan yang menguji iman kita, jika kita goyah atau tidak sabaran, bisa menghalangi mimpi kita menjadi kenyataan, setelah Daud diurapi oleh nabi Samuel sebagai raja, ayahnya Isai, menyuruh Daud kembali untuk menggembalakan domba, baru setelah 15 tahun kemudian Daud benar benar menjadi raja.

Roma 4:21-22  dengan penuh keyakinan, bahwa Allah berkuasa untuk melaksanakan apa yang telah Ia janjikan, karena itu hal ini diperhitungkan kepadanya sebagai kebenaran. 

Tuhan memakai waktu tunda untuk membangun karakter Daud, mengajari dia untuk taat, bahkan ketika banyak perkara tampaknya tidak masuk akal, Daud belajar percaya kepada kedaulatan Tuhan, bahwa waktunya Tuhan bukan waktunya kita, itu sebabnya bangunlah iman yang teguh seperti Daud dan Abraham.

Mazmur 119:107 Aku sangat tertindas, ya TUHAN, hidupkanlah aku sesuai dengan firman-Mu. 

Pergumulan kedua adalah keputusasaan, ketika Daud melawan Goliat, tidak ada satupun orang yang mendukungnya bahkan mereka melecehkan Daud, dalam menggapai mimpi jangan terpengaruh pada cibiran manusia, sekalipun dalam kalkulasi perhitungan para akhli itu tidak masuk akal, tetap fokus pada janji janji Tuhan, maka Tuhan akan menopang sampai kita menggapai mimpi mimpi kita.

Mazmur 119:117 Sokonglah aku, supaya aku selamat; aku hendak bersukacita dalam ketetapan-ketetapan-Mu senantiasa. 

Pergumulan ketiga, yang menghalangi kita adalah ketidak setujuan, dalam kisah Daud kita melihat bagaimana Daud dihina, dilecehkan dan disalah pahami oleh saudaranya, untuk itu kita harus memutuskan apa yang penting; meminta persetujuan orang lain atau prrsetujuan Tuhan.

Yakobus 1:6  Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang   diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin.

Pergumulan keempat adalah keragu raguan, faktor utama dan terutama yang dibutuhkan untuk menerobos mimpi, jangan ragu ragu, yakinlah!, bahwa mulai hari ini kita tidak akan ragu ragu lagi.

Selamat hari minggu, selamat melayani Raja diatas segala raja. 
Tetap semangat. Jbu



Sumber : Penjaga Menara - GPDI Green lake City

New seven Generation's artikel

Tidak ada komentar:

Posting Komentar