Sabtu, 16 April 2022

Doa adalah tembok dan benteng yang kuat

Wahyu 6:3-6
menjelaskan dua diantara meterai yang dibuka membuat penduduk bumi kehilangan damai sejahtera serta mengalami krisis ekonomi yang dahsyat.
Tapi minyak dan anggur tidak akan rusak.

❇️ Minyak bicara tentang urapan Roh Kudus, sedangkan anggur bicara tentang sukacita oleh Roh Kudus.

❇️ Kini kita melihat dengan jelas, dunia krisis kasih dan ekonomi. Pembunuhan, perang terjadi dimana-mana. Orang menjerit karena ekonomi sulit. Tapi umat Tuhan justru kelimpahan kasih dan pemeliharaan Tuhan yang membuat kita tidak kurang damai sejahtera dan sukacita. Bagaimana mungkin? Tentu saja karena ada sikap benar yang diambil umat Tuhan dalam menghadapi krisis yang melanda dunia saat ini.

Mazmur 91:1,2 
Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa akan berkata kepada Tuhan: ”Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai.”

👉 SIKAP ORANG PERCAYA
1. "duduk dalam lindungan Yang Maha Tinggi". Terjemahan lain berbunyi "tempat rahasia dari Yang Maha Tinggi" dan "datang pada Tuhan untuk bersembunyi". Orang percaya tahu ketika krisis melanda ia harus menghadap Tuhan untuk berlindung, bersembunyi. Tempat itu tempat rahasia. Hanya akan terjangkau bila kita datang dalam doa yang sungguh-sungguh kepada Tuhan.

2. "Bermalam dalam naungan Yang Maha Kuasa." Malam bicara tentang akhir zaman, masa-masa gelap yang sukar. Tapi orang percaya akan melewati dan menghabiskan hari-hari gelap ini dalam naungan Yang Maha Kuasa.

3. Orang percaya akan berkata kepada Allah, "Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai".

❇️ Disisi lain, ironis, dunia menaruh harapan, keyakinan serta rasa aman mereka pada kekayaan materi, kekekuasaan dan jabatan, kepada kekuatan manusia dan senjata, kepada kehebatan tekhnologi dan kecerdasan buatan.

Mazmur 33:16
Seorang raja tidak akan selamat oleh besarnya kuasa, seorang pahlawan tidak akan tertolong oleh besarnya kekuatan.

❇️ Sebagai umat Tuhan yang mengandalkan Tuhan, kita tahu tempat perlindungan, tempat persembunyian yang aman dan sanggup memelihara kita. Yaitu Allah yang Maha Tinggi dan Maha Kuasa yang NamaNya Tuhan Yesus Kristus. Mereka yang mengandalkan Tuhan akan memelihara jam-jam doa dan membaca serta merenungkan Firman Tuhan. 

👉 SIKAP ALLAH kepada kita, orang percaya yang datang berlindung kepadaNya?

Menarik, dalam Alkitab Complete Jewish Bible, ada dua Nama Allah yang diungkapkan di Mazmur 91:1,2 ini.
👉 Elyon yang berarti Allah di tempat maha tinggi dan 
👉 Shaddai bagi mereka yang bermalam dalam naungan-Nya.

❇️ Allah, Sang Pemilik kehidupan, yang berdaulat dan berhak atas kehidupan ini, Ia juga bertindak sebagai Shaddai, Allah Yang Maha Kuasa. Dia juga Allah yang mendekap anak-anak-Nya, bagai seorang ibu yang mendekap bayinya dalam dadanya, melindungi bayinya dari serangan. Allah pun mendekap kita dan memberi kita damai serta ketenangan di saat serangan datang menghantam kehidupan ini. 

❇️ Dunia sedang krisis ekonomi, krisis bahan kebutuhan pokok, krisis kasih karena menolak Tuhan Yesus, Firman Allah yang adalah Roti Kehidupan yang sudah datang dengan kasih-Nya. Tapi bagi kita yang mencari Dia, berlindung pada-Nya, makan dari Roti Kehidupan, kita terpelihara dengan kasih sayang yang tulus dan ajaib. Kita alami kasih Bapa yang melebihi kasih seorang ibu. Kasih yang memelihara, juga kasih yang menyelamatkan.

👉 Teruslah berjuang untuk ada dalam Kubu Pertahanan yang kuat di tempat tersembunyi, di dalam hadirat TUHAN.

Tetap semangat, JBU



Sumber : Penjaga Menara - GPDI Green lake City

New seven Generation's artikel

Tidak ada komentar:

Posting Komentar