Selasa, 12 April 2022

Hikmat datang bukan karena sekolah tinggi

 1 Raja-raja 3:9 Maka berikanlah kepada hamba-Mu ini hati yang faham menimbang perkara untuk menghakimi umat-Mu dengan dapat membedakan antara yang baik dan yang jahat, sebab siapakah yang sanggup menghakimi umat-Mu yang sangat besar ini?" 10. Lalu adalah baik di mata Tuhan bahwa Salomo meminta hal yang demikian. 

Salomo meminta hati yang faham menimbang perkara untuk menjalankan tugasnya sebagai pemimpin bangsa Israel. 

Banyak perkara terjadi di sekitar kita dan kita butuh hikmat untuk menjalankan kehidupan ini. 

Tuhan menganggap permintaan Salomo baik pada pemandanganNya karena Salomo tidak meminta berkat yang fana, Salomo tidak minta untuk bisa balas dendam pada musuh-musuhnya. 

Yakobus 1:5 Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, — yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit —, maka hal itu akan diberikan kepadanya. 

Jika kita memerlukan hikmat kita harus berdoa meminta kepada Tuhan. 

Amsal 4:6 Janganlah meninggalkan hikmat itu, maka engkau akan dipeliharanya, kasihilah dia, maka engkau akan dijaganya. 

Hikmat dari Tuhan sangat kita perlukan karena hikmat itu akan memelihara kehidupan kita. 

Daniel 2:17-22
Daniel terancam dibunuh bersama orang-orang berilmu di Babel karena tidak ada yang dapat menyampaikan apa yang menjadi mimpi raja Nebukadnezar.

Daniel dan kawan-kawan berdoa memohon hikmat, memohon Allah membukakan rahasia kepadanya. Dan doa itu dijawab Allah. Daniel bisa menyingkapkan mimpi yang menggelisahkan hati raja. 

Amsal 1:7 Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan. 

Hikmat datang dari takut akan Tuhan. Selama Salomo memelihara rasa hormat dan takut kepada Tuhan, ia terpelihara dengan baik. 

Daniel diberikan hikmat oleh Tuhan karena budaya hormat dan takut akan Tuhan ia pertahankan sampai akhir hidupnya.

Tetap semangat. Jbu



Sumber : Penjaga Menara - GPDI Green lake City

New seven Generation's artikel

Tidak ada komentar:

Posting Komentar