Bahaya terbesar dalam kehidupan adalah waktu nganggur dan waktu luang, karena jiwa tidak pernah bisa diam, itu sebabnya banyak orang jatuh terperosok sewaktu lagi nganggur.»IHT«
2 Samuel 11:1 Pada pergantian tahun, pada waktu raja-raja biasanya maju berperang, maka Daud menyuruh Yoab maju beserta orang-orangnya dan seluruh orang Israel. Mereka memusnahkan bani Amon dan mengepung kota Raba, sedang Daud sendiri tinggal di Yerusalem.
Jangan pernah merasa menyendiri akan lebih baik, karena manusia tercipta menjadi makhluk yang membutuhkan satu sama lain, apalagi ditengah tengah situasi keadaan yang sangat menegangkan, maka kesendirian itu akan membangkitkan doktrinasi ilusi yang negatif.
2 Samuel 11:2 Sekali peristiwa pada waktu petang, ketika Daud bangun dari tempat pembaringannya, lalu berjalan-jalan di atas sotoh istana, tampak kepadanya dari atas sotoh itu seorang perempuan sedang mandi; perempuan itu sangat elok rupanya.
Terkadang dalam kejenuhan manusia memerlukan kesendirian, silahkan menyendiri demi sebuah ketenangan, namun jangan pernah tancapkan duri hanya untuk kesenangan.
2 Samuel 11:3-4 Lalu Daud menyuruh orang bertanya tentang perempuan itu dan orang berkata: Itu adalah Batsyeba binti Eliam, isteri Uria orang Het itu, sesudah itu Daud menyuruh orang mengambil dia. Perempuan itu datang kepadanya, lalu Daud tidur dengan dia. Perempuan itu baru selesai membersihkan diri dari kenajisannya. Kemudian pulanglah perempuan itu ke rumahnya.
Jangan larut dalam kesendirian, sebab orang bisa terlelap dipenuhi oleh taburan impian yang menggiring kepada kejatuhan yang mendatangkan dosa.
2 Samuel 11:5 Lalu mengandunglah perempuan itu dan disuruhnya orang memberitahukan kepada Daud, demikian: "Aku mengandung."
Ingat dosa sekecil apapun selalu ada akibatnya!, dan anehnya Daud bukannya cepat cepat bertobat dan mengaku dosa kepada Tuhan malahan menyusun taktik dan setrategi agar dosa dan kesalahannya bisa disembunyikan.
2 Samuel 11:8-9 Kemudian berkatalah Daud kepada Uria: "Pergilah ke rumahmu dan basuhlah kakimu." Ketika Uria keluar dari istana, maka orang menyusul dia dengan membawa hadiah raja, tetapi Uria membaringkan diri di depan pintu istana bersama-sama hamba tuannya dan tidak pergi ke rumahnya.
Jangan mempergunakan kesempatan, kekuatan apalagi kekuasaan untuk mengkamuflase dosa dan pelanggaran, sebab Dia adalah Allah maha kuasa dan maha Tahu dan yang tidak bisa kita bohongi dengan tipuan akal kita.
2 Samuel 11:14-15 Paginya Daud menulis surat kepada Yoab dan mengirimkannya dengan perantaraan Uria, ditulisnya dalam surat itu, demikian: "Tempatkanlah Uria di barisan depan dalam pertempuran yang paling hebat, kemudian kamu mengundurkan diri dari padanya, supaya ia terbunuh mati."
Semakin kita ingin menutupi dosa maka semakin dalam kita jatuh kedalam dosa, Daud jatuh dalam dosa perjinahan, kemudian jatuh dalam dosa penyalah gunaan, kemudian meningkat menjadi dosa membunuh.
2 Samuel 11:25 Kemudian berkatalah Daud kepada suruhan itu: "Beginilah kaukatakan kepada Yoab: Janganlah sebal hatimu karena perkara ini, sebab sudah biasa pedang makan orang ini atau orang itu. Sebab itu perhebatlah seranganmu terhadap kota itu dan runtuhkanlah itu. Demikianlah kau harus kuatkan hatinya!"
Kesibukan menghadapi peperangan ( bekerja, melayani pekerjaan Tuhan, atau apa saja yang overlab ), membuat kita jauh dari Tuhan ( jarang doa, jarang ibadah, jarang baca Alkitab ) orang yang kehilangan skala prioritas dalam hidupnya, mudah lelah, cape dan tawar hati, timbunan dosa yang menumpuk membuat kita kehilangan KASIH SEMULA, yang membuat hati kita jadi cuek dan tidak peduli terhadap ibadah dan juga sesama.
Tetap semangat. Jbu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar