Minggu, 15 Mei 2022

Bertekun Dalam Iman, Pengharapan dan Kasih

Keluaran 23:1  "Janganlah engkau menyebarkan kabar bohong; janganlah engkau membantu orang yang bersalah dengan menjadi saksi yang tidak benar. 
 
Sekali kita berbohong maka kita harus melindungi bohong dengan bohong lain lainnya, demikian selanjutnya, sehingga lama kelamaan sipembohong tidak lagi dapat menemukan kebenaran dalam dirinya. 
 
Yehezkiel 13:19 Kamu melanggar kekudusan-Ku di tengah-tengah umat-Ku hanya demi beberapa genggam jelai dan beberapa potong roti, dengan membunuh orang-orang yang tidak patut mati, dan membiarkan hidup orang-orang yang tidak patut hidup, dalam hal kamu berbohong kepada umat-Ku yang sedia mendengar bohong.  
 
Mereka akan terpenjara oleh kebohongannya, hidupnya penuh dengan ketakutan dan kekuatiran, selalu berlari kesana kemari sekalipun tidak ada yang mengejarnya, akibat berbohong bisa mempengaruhi kesehatan mental spiritualnya. 
 
Yeremia 8:6  Aku telah memperhatikan dan mendengarkan: mereka tidak berkata dengan jujur! Tidak ada yang menyesal karena kejahatannya dengan mengatakan: Apakah yang telah kulakukan ini! Sambil berlari semua mereka berpaling, seperti kuda yang menceburkan diri ke dalam pertempuran.  
 
Setiap kebohongan pada suatu titik nantinya akan terungkap juga, seperti pepatah bijak mengatakan bangkai yang disembunyikan nantinya akan tercium juga, jika terungkap akan merusak hubungan dan meninggalkan luka yang dalam, kepercayaan itu seperti kertas sekali diremas, kertasnya tidak bisa terlihat sempurna lagi, seumur hidup tidak akan dipercaya lagi. 
 
Amsal 19:22  Sifat yang diinginkan pada seseorang ialah kesetiaannya; lebih baik orang miskin dari pada seorang pembohong.  
 
Manusia bisa menipu sesamanya namun Tuhan tidak bisa ditipu. 
 
Amsal 30:8-9  Jauhkanlah dari padaku kecurangan dan kebohongan. Jangan berikan kepadaku kemiskinan atau kekayaan. Biarkanlah aku menikmati makanan yang menjadi bagianku, supaya, kalau aku kenyang, aku tidak menyangkal-Mu dan berkata: Siapa TUHAN itu? Atau, kalau aku miskin, aku mencuri, dan mencemarkan nama Allahku.  
 
Hidup ini sebenarnya sangat sederhana, segala kesulitan dan masalah sebenarnya timbul dari keinginan diri kita sendiri, Tuhan tidak pernah melarang kita untuk mendapatkan kelebihan, namun jangan sampai terjebak oleh nafsu serakah sehingga kita diperbudak ambisi liar yang ada didalam diri kita sendiri. 
 
1 Timotius 6:7-8  Sebab kita tidak membawa sesuatu apa ke dalam dunia dan kita pun tidak dapat membawa apa-apa ke luar, asal ada makanan dan pakaian, cukuplah.  
 
Ketika lahir kita tidak bawa apapun, demikian juga ketika kita mati, apapun tidak ada yang bisa kita bawa, mengalir saja apa adanya, tanpa memaksakan kehendak sambil tipu sana tipu sini, orang yang demikian hidupnya penuh penderitaan dan sengsara, karena tidak pernah bisa mengucap syukur kepada Tuhan.

Tetap semangat. Jbu




Sumber : Penjaga Menara - GPDI Green lake City

New seven Generation's artikel

Tidak ada komentar:

Posting Komentar