Senin, 23 Mei 2022

selagi masih ada "kesempatan"

Amos 4:13  Sebab sesungguhnya, Dia yang membentuk gunung-gunung dan menciptakan angin, yang memberitahukan kepada manusia apa yang dipikirkan-Nya, yang membuat fajar dan kegelapan dan yang berjejak di atas bukit-bukit bumi, TUHAN, Allah semesta alam, itulah nama-Nya.  
 
Alangkah naifnya manusia bila berani menyamakan dirinya dengan Allah!, bahkan mengatur segala sesuatu dengan keadaannya, seolah olah dialah yang memiliki takdir. 
 
Matius 16:22  Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegor Dia, katanya: "Tuhan, kiranya Allah menjauhkan hal itu! Hal itu sekali-kali takkan menimpa Engkau." 
 
Manusia yang penuh dengan keterbatasan, bagaimana mungkin bisa mengenal Allah dan mengetahui rancanganNya secara sempurna?, kita terlalu kecil dan Dia terlalu besar. 
 
Matius 16:23  Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus: "Enyahlah Iblis. Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia." 
 
Seringkali pikiran kita berbanding terbalik dengan Tuhan, apa yang menurut kita baik!, belum tentu baik dan benar menurut Tuhan. 
 
1 Korintus 2:16  Sebab: "Siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan, sehingga ia dapat menasihati Dia?" Tetapi kami memiliki pikiran Kristus.  
 
Jangan seperti Petrus yang banyak tahu, sehingga berani mengatur Tuhan, berapa seringnya kita memaksakan dan menggiring kebenaran FirmanNya dengan asumsi dan pandangan pribadi?, itu sebabnya banyak terjadi pertengkaran dan perselisihan dalam sesama Tubuh Kristus, yaitu GerejaNya. 
 
2 Korintus 4:4  yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah. 
 
Sekalipun mereka berada dalam kelompok orang percaya, namun hatinya tidak pernah percaya kepada Tuhan!, sehingga mereka tidak dapat mengalami Allah dalam hidupnya. 
  
2 Korintus 4:6  Sebab Allah yang telah berfirman: "Dari dalam gelap akan terbit terang!", Ia juga yang membuat terang-Nya bercahaya di dalam hati kita, supaya kita beroleh terang dari pengetahuan tentang kemuliaan Allah yang nampak pada wajah Kristus.   
 
Kembalilah kepada Tuhan selagi masih ada "kesempatan", agar terang Tuhan bisa menerangi hidup kita, sehingga segala tindakan dan perbuatan kita selaras dengan kebenaran FirmanNya.

Tetap semangat. Jbu

Sumber : Penjaga Menara - GPDI Green lake City

New seven Generation's artikel

Tidak ada komentar:

Posting Komentar