Lukas 16:20-22
Dan ada seorang pengemis bernama Lazarus, badannya penuh dengan borok, berbaring dekat pintu rumah orang kaya itu, dan ingin menghilangkan laparnya dengan apa yang jatuh dari meja orang kaya itu. Malahan anjing-anjing datang dan menjilat boroknya. Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham.
❇️ Tuhan tidak mempersoalkan tentang siapa kita, miskin atau kaya tapi yang jelasnya kitalah yang akan menikmati hasil dari respon kita terhadap keselamatan di dalam Yesus.
❇️ Bapak Abraham adalah seorang yang kaya raya sementara Lazarus adalah orang yang miskin tapi yang luar biasanya adalah mereka dua sama-sama berada di sorga artinya keselamatan bisa menjadi milik seluruh kalangan tanpa membeda-bedakan.
Mazmur 37:25
Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti;
❇️ Walaupun Lazarus adalah orang yang miskin namun ia masih bisa hidup, juga ia tidak menggerutu karena kemiskinannya. Kiranya kita sebagai orang percaya bisa dapat menjalani hidup ini dengan ucapan syukur karena semua yang terjadi dalam hidup kita, satu saat akan berakhir.
Amsal 11:4
Pada hari kemurkaan harta tidak berguna, tetapi kebenaran melepaskan orang dari maut.
❇️ Jangan sampai karena ingin kaya kita jadi lupa akan sesuatu yang lebih penting yaitu keselamatan.
Ketika kita percaya dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat maka kita yang berdosa dibenarkan oleh-Nya dengan demikian walaupun pada akhirnya kita akan meninggal dunia namun kita berhak masuk ke dalam Sorga yang kekal.
Lukas 16:27-29
Kata orang itu: Kalau demikian, aku minta kepadamu, bapa, supaya engkau menyuruh dia ke rumah ayahku, sebab masih ada lima orang saudaraku, supaya ia memperingati mereka dengan sungguh-sungguh, agar mereka jangan masuk kelak ke dalam tempat penderitaan ini. Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.
❇️ Kesaksian Musa dan para nabi semuanya berpusat pada Kristus.
Besar kemungkinan selama hidup orang kaya ini ia tidak percaya kepada kesaksian Musa dan para nabi alias tidak percaya kepada Tuhan Yesus.
❇️ Pada saat ia berada di naraka barulah ia tahu kebenaran yang sesungguhnya sehingga muncul beban keselamatan untuk keluarganya, masalahnya sudah tidak memungkinkan untuk ia bisa kembali memberitakan keselamatan kepada keluarganya.
❇️ Kesaksiaan para nabi (Alkitab) yang kita miliki cukup mengajarkan kita tentang keselamatan karena itu jika kita percaya dan mengimani kebenaran ini maka sorga pasti menjadi milik kita.
❇️ Pakailah kesempatan untuk melayani Tuhan dan pekerjaan-Nya, jika kita belum mampu mewartakan Kabar baik ini maka minimal kita dapat menahan mulut untuk mewartakan berita-berita yang belum pasti kebenarannya, gosip dan lain-lain.
👉 Jika kita sayang kepada keluarga, teman, sahabat maka beritakanlah kebenaran kepada mereka sehingga satu saat merekapun dapat bersama-sama kita ada di dalam sorga yang mulia. Jika kita berani memerahi seseorang maka mengapa kita tidak berani mewartakan kebenaran?
Tetap semangat. JBU

Tidak ada komentar:
Posting Komentar