Rut 1:12-13 Pulanglah, anak-anakku, pergilah, sebab sudah terlalu tua aku untuk bersuami. Seandainya pikirku: Ada harapan bagiku, dan sekalipun malam ini aku bersuami, bahkan sekalipun aku masih melahirkan anak laki-laki, masakan kamu menanti sampai mereka dewasa? Masakan karena itu kamu harus menahan diri dan tidak bersuami? Janganlah kiranya demikian, anak-anakku, bukankah jauh lebih pahit yang aku alami dari pada kamu, sebab tangan TUHAN teracung terhadap aku?"
Naomi yang kecewa terhadap Tuhan atas situasi dan keadaan yang dihadapinya membuat dia lupa akan kebaikan Tuhan, orang yang demikian cenderung mengumpulkan lara, menutup paksa katup bahagianya lalu menjadi sinis terhadap hidupnya.
Rut 1:14-15 Menangis pula mereka dengan suara keras, lalu Orpa mencium mertuanya itu minta diri, tetapi Rut tetap berpaut padanya, berkatalah Naomi: "Telah pulang iparmu kepada bangsanya dan kepada para allahnya; pulanglah mengikuti iparmu itu."
Terkadang kita lupa, pengharapan yang besar akan sama besarnya dengan rasa kecewa, jangan pernah menyerah seperti Orpa, apa yang baik menurut manusia belum tentu baik menurut Tuhan, bertahanlah!, dalam ucapan syukur.
Rut 1:16 Tetapi kata Rut: "Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam: bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku;
Belajarlah dari Rut, dia tidak menjadi kecewa, marah marah atau menghujat dan memaki Tuhan!, Rut mengerti panggilannya sebagai orang percaya, dia begitu yakin akan imannya, pasti ada hikmah dibalik semua penderitaannya.
Filipi 4:8 Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.
Selalu ada harapan didalam Tuhan!, seburuk apapun keadaan kita, jangan pernah berpikir yang buruk buruk, jangan sampai kita mengatakan "SIAL", sebab apa yang diucapkan mulut itulah yang akan kita alami, pikirkan saja semua yang baik, yang manis, yang suci dan semua yang sedap didengar maka hidup kita pasti akan seperti yang kita ucapkan.
Filipi 4:9 Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu.
Jangan mau sedih, marah, kecewa dan takut karena faktor luar, kitalah yang berkuasa terhadap diri kita sendiri!, jangan serahkan kekuasaan pada orang lain apalagi kepada Iblis.
1 Tesalonika 1:3 Sebab kami selalu mengingat pekerjaan imanmu, usaha kasihmu dan ketekunan pengharapanmu kepada Tuhan kita Yesus Kristus di hadapan Allah dan Bapa kita.
Sebagai manusia, wajar kalau manusia merasa kecewa, wajar kalau manusia sedikit egois, semuanya wajar, tidak ada yang salah!, selama kita bisa melawan semua itu, kita masih bisa menjadi pemenangnya.
Selamat hari minggu, selamat melayani Raja diatas segala raja. Tetap semangat. Jbu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar