Senin, 11 Juli 2022

Buah yang Asli

Yohanes 15:4-5
Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku. Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.
 
❇️ Pada dasarnya setiap orang Kristen tahu kalau mereka harus menjalani kehidupan yang berbuahkan kebenaran, membuahkan perilaku yang baik dan benar namun masih banyak yang berusaha mengejar nilai-nilai kebenaran tersebut dengan mengejar nilai-nilai sosial yang hasilnya hanyalah keangkuhan hidup!
 
❇️ Mengejar nilai-nilai sosial tidaklah salah namun untuk sebuah perkenanan, seharusnya dimulai dari menempatkan diri untuk harus melekat kepada Tuhan yang adalah sumber kehidupan kita.
 
Galatia 5:22-23 
Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.
 
❇️ Ini adalah nilai-nilai baik yang di anggap sebagai standar kekristenan dan nilai-nilai tersebut adalah buah dari sebuah proses hubungan seseorang dengan Kristus.
 
❇️ Saat kehidupan seseorang terhubung dengan Kristus, maka saat itupun proses menghasilkan buah itu akan di mulai sehingga walau terasa sulit namun Tuhan akan membantu kita untuk dapat melakukannya.
 
Filipi 3:8-9 
Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus, dan berada dalam Dia bukan dengan kebenaranku sendiri karena mentaati hukum Taurat, melainkan dengan kebenaran karena kepercayaan kepada Kristus, yaitu kebenaran yang Allah anugerahkan berdasarkan kepercayaan.
 
❇️ Rasul Paulus yang terkenal dengan kedisiplinan diri yang kuat serta memiliki kemampuan dalam memahami isi Alkitab saja tetap mengharapkanTuhan dan sadar sepenuhnya bahwa tanpa Tuhan ia tak mampu berbuat apa-apa, bagaimana dengan kita?
 
2 Korintus 3:5
Dengan diri kami sendiri kami tidak sanggup untuk memperhitungkan sesuatu seolah-olah pekerjaan kami sendiri; tidak, kesanggupan kami adalah pekerjaan Allah.
 
👉 Usaha-usaha yang terbaik untuk kita menjadi benar itu baik namun hanyalah dengan melekat pada Kristus, kita akan berbuah banyak.
 
Tetap semangat. JBU




Sumber : Penjaga Menara - GPDI Green lake City

New seven Generation's artikel

Tidak ada komentar:

Posting Komentar