1 Tesalonika 5:18 Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.
Mengucap syukur adalah kehendak Tuhan bagi orang percaya, merupakan kunci kebahagiaan dan kedamaian hati. Bersyukur saat berkekurangan akan membuat kita merasa cukup, bahkan berlimpah. Kalau kita tidak bersyukur hari ini, kita akan selalu hidup dalam kekurangan dan kekuatiran.
Bersyukur saat lemah akan memberikan kita semangat hidup untuk terus berjuang. Bersyukur akan menjadikan kita pribadi yang kuat menghadapi setiap pencobaan.
Efesus 5:20 Ucaplah syukur senantiasa atas segala sesuatu dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus kepada Allah dan Bapa kita
Senantiasa: menunjuk kepada waktu (pagi, siang, sore, malam, kapan saja)
Segala sesuatu: menunjuk kepada situasi dan kondisi (untung, rugi, sakit, sehat, menyenangkan, menyedihkan, dan lain-lain)
Yang membuat menarik diayat ini adalah 2 kata tersebut dikaitkan dengan ucapan syukur. Artinya dalam segala waktu dan kondisi kita harus selalu bersyukur.
Yeremia 29:11 Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.
Untuk dapat bersyukur, kita harus mengenali hati Tuhan kita. Sesungguhnya IA tidak pernah berkata titik untuk setiap persoalan yang kita alami karena rancanganNya tetap ada untuk kita.
Matius 14:14 Ketika Yesus mendarat, Ia melihat orang banyak yang besar jumlahnya, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka dan Ia menyembuhkan mereka yang sakit. 15 Menjelang malam, murid-murid-Nya datang kepada-Nya dan berkata: "Tempat ini sunyi dan hari sudah mulai malam. Suruhlah orang banyak itu pergi supaya mereka dapat membeli makanan di desa-desa." 16 Tetapi Yesus berkata kepada mereka: "Tidak perlu mereka pergi, kamu harus memberi mereka makan."
Inilah hati Tuhan bagi anak-anakNya. Tuhan tidak tega membiarkan anak-anakNya merana kelaparan.
Matius 14:18 Yesus berkata: "Bawalah ke mari kepada-Ku." 19 Lalu disuruh-Nya orang banyak itu duduk di rumput. Dan setelah diambil-Nya lima roti dan dua ikan itu, Yesus menengadah ke langit dan mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, lalu murid-murid-Nya membagi-bagikannya kepada orang banyak.
Yesus memberikan teladan dan cara untuk mengalami mujizat dan pertolonganNya yaitu bersyukur.
Tetap semangat. Jbu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar