Kamis, 04 Agustus 2022

Rahasia Kebahagiaan

Yohanes 5:5-9  Di situ ada seorang yang sudah tiga puluh delapan tahun lamanya sakit.  
Ketika Yesus melihat orang itu berbaring di situ dan karena Ia tahu, bahwa ia telah lama dalam keadaan itu, berkatalah Ia kepadanya: "Maukah engkau sembuh?" Jawab orang sakit itu kepada-Nya: "Tuhan, tidak ada orang yang menurunkan aku ke dalam kolam itu apabila airnya mulai goncang, dan sementara aku menuju ke kolam itu, orang lain sudah turun mendahului aku, kata Yesus kepadanya: "Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalanlah."Dan pada saat itu juga sembuhlah orang itu lalu ia mengangkat tilamnya dan berjalan. Tetapi hari itu hari Sabat.  
 
Dimana temannya?, kenapa harus menunggu 38 tahun?, seandainya dia memiliki hubungan yang baik pasti penderitaannya tidak selama itu, ketahuilah membangun hubungan yang baik butuh pengorbanan, berikan yang terbaik apapun yang bisa kita berikan, tak perlu harus sempurna, karena itulah yang membuat kita berbeda, yang menjadikan kita istimewa. 
 
Markus 2:3-5  ada orang-orang datang membawa kepada-Nya seorang lumpuh, digotong oleh empat orang. Tetapi mereka tidak dapat membawanya kepada-Nya karena orang banyak itu, lalu mereka membuka atap yang di atas-Nya; sesudah terbuka mereka menurunkan tilam, tempat orang lumpuh itu terbaring. Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: "Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni!" 
 
Dari dua contoh diatas kita bisa belajar betapa pentingnya sahabat, betapa pentingnya kita membangun hubungan yang baik dengan semua orang, seperti yang tertulis di Roma 12:18  Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang! tetaplah menjadi pribadi yang baik, meskipun orang lain memandang kita tidak baik. 
 
Amsal 18:24 Ada teman yang mendatangkan kecelakaan, tetapi ada juga sahabat yang lebih karib dari pada seorang saudara. 
 
Percayalah, selama kita tetap bersikap baik, berkata baik, berpikiran baik dan memilih menjadi orang baik, pada akhirnya Allah akan selalu mempertemukan kita dengan orang baik, tidak peduli sebanyak apapun orang yang berniat jahat pada kita. 
 
Yesaya 41:6  Yang seorang menolong yang lain dan berkata kepada temannya: "Kuatkanlah hatimu!"  
 
Menjadi orang baik dimata banyak orang adalah suatu yang mustahil dan sulit, karena orang pada umumnya terlalu cepat menjatuhkan hukuman terhadap orang lain, walaupun hanya mendengar melalui cerita yang belum terbukti benar. 
 
Filipi 4:2-5  Euodia kunasihati dan Sintikhe kunasihati, supaya sehati sepikir dalam Tuhan. Bahkan, kuminta kepadamu juga, Sunsugos, temanku yang setia: tolonglah mereka. Karena mereka telah berjuang dengan aku dalam pekabaran Injil, bersama-sama dengan Klemens dan kawan-kawanku sekerja yang lain, yang nama-namanya tercantum dalam kitab kehidupan. Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah! Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat!  
 
Kehilangan hubungan adalah sebuah kekosongan hidup, sebanyak apapun uang yang kita sediakan, kita tidak akan pernah bisa membelinya, jangan rusakkan hubungan pertemanan, hubungan kekeluargaan, hubungan pasangan, apalagi hubungan dengan Tuhan!.

Tetap semangat. Jbu


Sumber : Penjaga Menara - GPDI Green lake City

New seven Generation's artikel

Tidak ada komentar:

Posting Komentar