Yohanes 5:6 Ketika Yesus melihat orang itu berbaring di situ dan karena Ia tahu, bahwa ia telah lama dalam keadaan itu, berkatalah Ia kepadanya: "Maukah engkau sembuh?" 7 Jawab orang sakit itu kepada-Nya: "Tuhan, tidak ada orang yang menurunkan aku ke dalam kolam itu apabila airnya mulai goncang, dan sementara aku menuju ke kolam itu, orang lain sudah turun mendahului aku." 8 Kata Yesus kepadanya: "Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalanlah." 9 Dan pada saat itu juga sembuhlah orang itu lalu ia mengangkat tilamnya dan berjalan. Tetapi hari itu hari Sabat.
Dari pertanyaan Tuhan Yesus membuat kita dapat memahami apa yang dipikirkan dan dirasakan oleh silumpuh, setelah sekian lama dalam keadaan seperti itu.
Seluruh pikiran dan pengharapannya tertuju kepada kolam Betesda sebagai satu-satunya jalan keluar dari kelumpuhannya, namun di penuhi dengan ketidak mungkinan.
YOHANES 2:23 Dan sementara Ia di Yerusalem selama hari raya Paskah, banyak orang percaya dalam nama-Nya, karena mereka telah melihat tanda-tanda yang diadakan-Nya.
Sepertinya fokus silumpuh ini hanya kepada kolam Betesda dengan segala rintangannya, hal ini membuat ia justru putus asa dan tidak pernah mendengar tentang Yesus, apalagi untuk dapat mengenali Nya!
PENGKHOTBAH 11:5 Sebagaimana engkau tidak mengetahui jalan angin dan tulang-tulang dalam rahim seorang perempuan yang mengandung, demikian juga engkau tidak mengetahui pekerjaan Allah yang melakukan segala sesuatu.
Saat jalan terbaik dan sempurna kita terlihat buntu menurut pandangan kita, kita dapat dengan mudah menjadi putus asa
1 KORINTUS 2:9 Tetapi seperti ada tertulis: "Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia."
Keputusasaan bisa datang beriringan dengan pencapaian-pencapaian yang tertundah namun pada kenyataannya Tuhan bekerja dengan dahsyat diluar pemikiran kita, pertanyaannya apakah kita masih mengasihi Tuhan?
Ulangan 32:4 Gunung Batu, yang pekerjaan-Nya sempurna, karena segala jalan-Nya adil, Allah yang setia, dengan tiada kecurangan, adil dan benar Dia.
Allah tetap konsisten dengan keberadaanNya, jalanNya sempurna, karena itu jangan pernah menyerah untuk menaruh harap kepadaNya.
Roma 11:33 O, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat dan pengetahuan Allah! Sungguh tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan sungguh tak terselami jalan-jalan-Nya!
Jangan membatasi Allah dengan cara-cara yang Kita anggap terbaik, karena Allah lah yang paling tahu cara-cara sempurna untuk menolong Kita!
Menyadari bahwa Allah tak pernah kekurangan cara untuk menolong Kita akan membuat kita tetap percaya dan optimis dalam peperangan-peperangan serta pergumulan hidup kita.
Mantapkan hati untuk beribadah kepadaNya sebab telah terbukti kebaikanNya yang tidak pernah berhenti mengalir untuk kita, hanya Tuhan yang bisa tolong kita, Amen.
Selamat hari minggu, selamat beribadah, selamat melayani Raja diatas segala raja.
Tetap semangat. Jbu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar