Galatia 5:13 Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih. 14 Sebab seluruh hukum Taurat tercakup dalam satu firman ini, yaitu: "Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri!" 15 Tetapi jikalau kamu saling menggigit dan saling menelan, awaslah, supaya jangan kamu saling membinasakan.
Kita ada ditengah zaman yang sangat mengagungkan kebebasan karena itu defenisi kebebasan harus dikaji sesuai Alkitab bukan kebebasan menurut dunia.
Kebebasan bukan ketidak pedulian, sebaliknya kebebasan harus mengarahkan kita kepada kebaikan. Bukan berbuat apa saja demi kenyamanan diri sendiri tetapi berbuat kebenaran demi kebaikan bersama.
Galatia 2:20 namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.
Dalam setiap kebebasan harus diingat bahwa kehidupannkita harus untuk kemuliaan Tuhan bukan untuk kemuliaan diri sendiri sehingga setiap keputusan harus memperhitungkan apakah Kristus dipermuliakan atau justru Kristus dipermalukan.
Ester 3: 2 Dan semua pegawai raja yang di pintu gerbang istana raja berlutut dan sujud kepada Haman, sebab demikianlah diperintahkan raja tentang dia, tetapi Mordekhai tidak berlutut dan tidak sujud.
Mordekhai tahu kebenarannya bahwa hanya Tuhan yang layak disembah, walaupun keputusan Mordekhai sempat menimbulkan ketegangan besar, semua orang yahudi yang berada dikerajaan persia terancam akan dipunahkan.
Inilah kebenaran yang sesungguhnya, kebenaran bukan soal perkataan yang keluar dari seseorang bahkan raja atau penguasa dunia sekalipun tetapi soal hati yang berpaut pada Tuhan.
Ester 4:16 "Pergilah, kumpulkanlah semua orang Yahudi yang terdapat di Susan dan berpuasalah untuk aku; janganlah makan dan janganlah minum tiga hari lamanya, baik waktu malam, baik waktu siang. Aku serta dayang-dayangku pun akan berpuasa demikian, dan kemudian aku akan masuk menghadap raja, sungguhpun berlawanan dengan undang-undang; kalau terpaksa aku mati, biarlah aku mati."
Pelayanan yang berkenan kepada Tuhan adalah pelayanan yang didasari oleh hidup yang menjunjung tinggi kebenaran, semuanya harus untuk Tuhan, bahkan kehilangan nyawa sekalipun tidak mengapa asal Tuhan disenangkan, tidak mementingkan diri sendiri.
Tetap semangat. Jbu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar