Efesus 5:15 Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif,
Manusia yang berhasil tidak terlahir langsung menjadi orang yang berhasil, tetapi mereka tumbuh tahap demi tahap sampai akhirnya mereka menjadi orang yang berhasil.
Efesus 5:16-17 dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat, sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan.
Satu waktu dapat mengubah suatu hari, satu hari dapat mengubah kehidupan, dan satu kehidupan dapat mengubah dunia, jika ingin menjalani hidup dengan baik, maka gantungkanlah hidupmu pada Tuhan, jangan pada manusia, harta atau apapun juga.
Efesus 5:18 Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh.
Jangan mabuk oleh kenikmatan dunia, hidup berjalan sangat cepat, jika kita tidak berhenti sebentar untuk memperhatikan situasi, maka kita akan kehilangan kendali, yang membuat hidup kita menjadi kacau balau.
Mazmur 90:10 Masa hidup kami tujuh puluh tahun dan jika kami kuat, delapan puluh tahun, dan kebanggaannya adalah kesukaran dan penderitaan; sebab berlalunya buru-buru, dan kami melayang lenyap.
Waktu kita sangat terbatas, maka jangan menyia nyiakannya dengan hal yang sia sia, bangun, lalu kendalikan hidup kita untuk hal hal yang bermanfaat, bukan untuk hal hal yang tidak berguna.
Mazmur 90:12 Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.
Jangan pernah menyesal, teruslah melupakannya, tetapi jangan pernah lupa untuk belajar dari penyesalan, jika sesuatu itu baik, itu adalah keajaiban, jika itu buruk, itu adalah pelajaran.
Roma 8:28 Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.
Jangan pernah menyesali keadaan, sebab kesuksesan dan kegagalan adalah bagian dari kehidupan, jadi jangan pernah melihat kegagalan sebagai bencana, kadangkala kegagalan adalah cara Allah agar kita tidak terkena malapetaka, sesungguhnya kita tidak pernah bisa memahami, hanya kasih Allah yang bisa mengungkapkannya secara pasti.
Yeremia 42:6 Maupun baik ataupun buruk, kami akan mendengarkan suara TUHAN, Allah kita, yang kepada-Nya kami mengutus engkau, supaya keadaan kami baik, oleh karena kami mendengarkan suara TUHAN, Allah kita."
Jadi apapun kondisi keadaan kita saat ini, adalah ketetapan Tuhan supaya keadaan kita menjadi lebih baik dan terarah, tidak serampangan, melainkan tetap berada di jalurNya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar