Lukas 9:62 Tetapi Yesus berkata: "Setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah."
Kita tidak bisa sepenuhnya melupakan luka yang terjadi dalam hidup ini, Yesus sendiri tidak pernah bekata lupakan masa lalu kita!, Dia hanya berkata jangan menoleh kebelakang, artinya tinggalkan segala masa lalu kita dan jangan ditoleh lagi, karena itu hanya membangkitkan luka lama, yang membuat kita tidak layak dihadapan Allah.
Kejadian 19:17 Sesudah kedua orang itu menuntun mereka sampai ke luar, berkatalah seorang: "Larilah, selamatkanlah nyawamu; janganlah menoleh ke belakang, dan janganlah berhenti di mana pun juga di Lembah Yordan, larilah ke pegunungan, supaya engkau jangan mati lenyap."
Tuhan ingin kita percaya dan taat kepadaNya, Dia memerintahkan agar kita lari dan naik ke gunung, lari artinya bertindak cepat, jangan berlambat lambat, karena kebencian dan amarah bisa merusak hati dan tubuh kita, naik kegunung artinya masuk kedalam hadiratNya, didalam hadiratNya penuh dengan mujizat, penuh dengan kasih, penuh dengan damai sejahtera dan sukacita, sehingga kita mampu dan sanggup melalui segala pergumulan hidup kita.
Kejadian 19:26 Tetapi isteri Lot, yang berjalan mengikutnya, menoleh ke belakang, lalu menjadi tiang garam.
Masa lalu yang kelam atau masa lalu yang indah, pada kenyataannya memang sukar untuk dilupakan, memori dalam benak kita bisa timbul kapan saja, namun jangan menoleh kebelakang, artinya jangan lagi kita melakukan kesalahan yang sama dimasa kini, jadikan itu sebagai sebuah pembelajaran dalam hidup kita supaya kita bisa semakin layak dan benar dihadapan Tuhan.
2 Timotius 3:1-4 Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar, manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah.
Keburukan, sakit penyakit, penindasan, peperangan dan kegagalan bisa saja terjadi menimpa kita, Alkitab sudah mengingatkan bahwa hidup yang kita jalani penuh dengan hal hal buruk dan jahat, inilah fakta dari variasi kehidupan, kita tidak bisa melupakan segala kepahitan yang pernah terjadi, namun jangan kita hidup didalamnya.
Roma 8:28 Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.
Ketahuilah!, Tuhan turut bekerja dalam hal buruk, dalam penderitaan, dalam pergumulan, dalam hinaan, untuk mendatangkan kebaikan dalam hidup kita, jadi bersyukurlah, karena kita memiliki Allah yang hidup, yaitu Tuhan Yesus Kristus. Hampiri Tuhan dan nikmati kasihNya yang besar. Amin.
Selamat hari minggu, selamat beribadah, selamat melayani Raja diatas segala raja.
Tetap semangat. Jbu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar