Bilangan 21:4 Setelah mereka berangkat dari gunung Hor, berjalan ke arah Laut Teberau untuk mengelilingi tanah Edom, maka bangsa itu tidak dapat lagi menahan hati di tengah jalan. 5 Lalu mereka berkata-kata melawan Allah dan Musa: "Mengapa kamu memimpin kami keluar dari Mesir? Supaya kami mati di padang gurun ini? Sebab di sini tidak ada roti dan tidak ada air, dan akan makanan hambar ini kami telah muak.
Boleh dikata dua tahun awal bangsa israel menikmati perjalanan mereka, tiga puluh delapan tahun kemudian menjadi tahun-tahun yang membosankan sebab mereka terus berputar ditempat yang sama, sehingga mereka mulai bersungut-sungut.
Bilangan 21: 6 Lalu TUHAN menyuruh ular-ular tedung ke antara bangsa itu, yang memagut mereka, sehingga banyak dari orang Israel yang mati.
Hidup yang bersungut-sungut dapat menutup masa depan yang penuh harapan sebab berkat tidak dihasilkan olehnya, sungut-sungut justru memunculkan penghukuman.
Bilangan 21:7 Kemudian datanglah bangsa itu mendapatkan Musa dan berkata: "Kami telah berdosa, sebab kami berkata-kata melawan TUHAN dan engkau; berdoalah kepada TUHAN, supaya dijauhkan-Nya ular-ular ini dari pada kami." Lalu Musa berdoa untuk bangsa itu.
Respons yang salah membuahkan hasil yang buruk namun bukan berarti gagal sudah semua cita dan harap, keputusan untuk kembali pada Tuhan akan membuka pintu kemurahanNya.
Bilangan 21: 8 Maka berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Buatlah ular tedung dan taruhlah itu pada sebuah tiang; maka setiap orang yang terpagut, jika ia melihatnya, akan tetap hidup." 9 Lalu Musa membuat ular tembaga dan menaruhnya pada sebuah tiang; maka jika seseorang dipagut ular, dan ia memandang kepada ular tembaga itu, tetaplah ia hidup.
Apapun situasi dan kondisinya, saat doa syafaat dinaikan maka Tuhan akan segera turun tangan. Untuk tetap hidup hanya dibutuhkan satu syarat, pandang pada Tuhan.
1 Korintus 10:9 Dan janganlah kita mencobai Tuhan, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga mereka mati dipagut ular. 10 Dan janganlah bersungut-sungut, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga mereka dibinasakan oleh malaikat maut. 11 Semuanya ini telah menimpa mereka sebagai contoh dan dituliskan untuk menjadi peringatan bagi kita yang hidup pada waktu, di mana zaman akhir telah tiba.
Janganlah kita mencobai Tuhan melalui perilaku kita, jangan cepat protes dengan apa yang sedang kita alami sebab Tuhan belum selesai berkarya dalam kita.
Yohanes 3:14 Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan, 15 supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal. 16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Yesus telah menggantikan kita, segala dosa dan kutuk yang seharusnya kita terima, telah ditanggungkan, dipikul Yesus di salib. Semua itu dikerjakanNya karena kasih yang tulus, karena itu kita tidak perlu ragu untuk terus memandang kepadaNya.
Tetap semangat. Jbu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar