1 Petrus 3:9-10 dan janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan, atau caci maki dengan caci maki, tetapi sebaliknya, hendaklah kamu memberkati, karena untuk itulah kamu dipanggil, yaitu untuk memperoleh berkat. Sebab: "Siapa yang mau mencintai hidup dan mau melihat hari-hari baik, ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu.
Mendendam, membenci dan menyebarkan kebencian itu seperti meminum racun, bukan orang lain yang mati, tapi diri sendiri, seluruh waktu dan pikirannya akan terkuras habis dikuasai oleh sakit hati, menutup peluang dan kesempatan yang menghasilkan kepuasan semu, orang yang demikian hanya mengundang lara dan duka, hidupnya penuh penderitaan dan sakit penyakit, sampai akhirnya mati tanpa harapan karena masuk neraka.
1 Petrus 3:11-12 Ia harus menjauhi yang jahat dan melakukan yang baik, ia harus mencari perdamaian dan berusaha mendapatkannya, sebab mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada permohonan mereka yang minta tolong, tetapi wajah Tuhan menentang orang-orang yang berbuat jahat."
Berdamailah dengan jiwa dan berdoalah kepada Tuhan, agar kita bisa melepaskan pengampunan, dendam dan sakit hati, selama kita mencari Tuhan hati kita akan dipenuhi dengan damai sejahtera dan sukacita.
1 Tesalonika 5:15 Perhatikanlah, supaya jangan ada orang yang membalas jahat dengan jahat, tetapi usahakanlah senantiasa yang baik, terhadap kamu masing-masing dan terhadap semua orang.
Tak ada dendam dan sakit hati yang bisa membuat kita bahagia, bahkan hanya akan mengundang derita dan sengsara, jika demikian adanya, rugi benar orang yang memeliharanya.
Roma 12:17-18 Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang! sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang!
Boleh saja kita tutup mata dan telinga, tetapi jangan tutup hati nurani dengan kebencian dan dendam, karena hati nurani kita tidak pernah bisa dibohongi, bahwa orang yang hidup dalam kebencian sesungguhnya penuh dengan penderitaan, sesungguhnya kita semua bisa dan mampu untuk berdamai dengan semua orang!, masalahnya adalah mau atau tidak!, kita hidup.berdamai.
Roma 12:19 Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan.
Kalau kita percaya ada Tuhan yang akan membela dan membalaskan perbuatan jahat orang, lakukan saja kebaikan maka damai sejahtera Allah turun untuk memuaskan hidup kita. amin.
Tetap semangat. Jbu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar