2 Raja-raja 6:2122
Lalu bertanyalah raja Israel kepada Elisa, tatkala melihat mereka: "Kubunuhkah mereka, bapak?" Tetapi jawabnya: "Jangan! Biasakah kaubunuh yang kautawan dengan pedangmu dan dengan panahmu? Tetapi hidangkanlah makanan dan minuman di depan mereka, supaya mereka makan dan minum, lalu pulang kepada tuan mereka."
❇️ TUHAN mau kita terapkan prinsip ini bukan untuk menyiksa kita, tetapi agar kita mengalami keamanan dalam menjalankan kehidupan serta membuat berhasil akan apa yang kita kerjakan.
❇️ Prinsip yang Tuhan ajarkan memang jauh berbeda dengan prinsip dunia ini, sebagian besar orang pasti akan membalaskan kejahatan karena pahitnya hidup yang dijalaninya namun yang Tuhan ajarkan justru untuk sebuah kehidupan yang jauh lebih baik.
2 Raja-raja 6: 23 Disediakannyalah bagi mereka jamuan yang besar, maka makan dan minumlah mereka. Sesudah itu dibiarkannyalah mereka pulang kepada tuan mereka. Sejak itu tidak ada lagi gerombolan-gerombolan Aram memasuki negeri Israel.
❇️ Jangan pernah takut menerapkan prinsip Kerajaan Sorga sebab semua produk dunia pasti akan berakhir, yang langgeng itu hanya produk Sorga.
❇️ Awal ketika harus melakukan yang baik memang tidaklah mudah namun justru pada akhirnya musuh sekalipun sungkan untuk menyerang.
Lukas 6:33
Sebab jikalau kamu berbuat baik kepada orang yang berbuat baik kepada kamu, apakah jasamu? Orang-orang berdosa pun berbuat demikian.
❇️ Kebanggaan dunia adalah jika dapat melakukan kebaikan bagi orang yang pernah berbuat baik kepadanya, mengampuni orang yang pernah mengampuninya, mengembalikan utang kepada orang yang pernah mengutanginya.
❇️ Dunia bangga jika bisa membalas budi. Mengikuti Firman Tuhan artinya melakukan kebaikan bahkan kepada musuh sekalipun.
Matius 5:41
Dan siapa pun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil.
❇️ Tradisinya adalah ketika para serdadu Romawi sedang melakukan perjalanan dalam rangka kepentingan negara, maka mereka berhak memerintahkan siapa saja yang mereka temui di jalan untuk membawa perlengkapan mereka sejauh satu mil. Dan, orang-orang yang diperintahkan ini harus melakukannya, suka atau tidak suka.
❇️ Kebenaran ini sulit dicerna oleh orang Yahudi, yang saat itu sedang dijajah bangsa Romawi. Sebagai orang jajahan, melihat serdadu Romawi saja mereka sudah tidak suka, apa lagi kalau dipaksa untuk membawa barang-barang mereka, itu sama saja membantu penjajah.
❇️ Dengan demikian, perkataan Tuhan Yesus ini menjadi suatu hal yang mustahil bagi mereka. Bagaimana bisa berjalan sejauh dua mil, sedangkan untuk menuntaskan yang satu mil saja rasanya enggan?
❇️ Perjalanan sejauh satu mil sebenarnya tidaklah berat sebab hal tersebut sudah menjadi kebiasaan. Namun, perjalanan yang tidak jauh pun akan terasa berat dan menyiksa bila dilakukan dengan panas hati, penuh amarah, serta sungut-sungut.
❇️ Ketika kita terjun dalam pelayanan, seringkali kita diperhadapkan dengan situasi seperti ini. Ada orang-orang yang membutuhkan perhatian lebih, yang tidak hanya menyita tenaga dan perhatian kita, tetapi juga waktu kita.
❇️ Tuhan berikan solusi agar kita dapat mengerjakannya seperti untuk Tuhan, jika satu mil dapat terlewatkan maka dua mil bukanlah masalah bagi kita.
👉 Lakukan lebih dari apa yang dikerjakan dunia ini, bersama Tuhan pasti kita dapat melakukannya.
Tetap semangat. JBU

Tidak ada komentar:
Posting Komentar