Rabu, 05 April 2023

MENGEJAR YANG MENDATANGKAN DAMAI SEJAHTERA.

Roma 14:17 sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus. 

Untuk mengalami damai sejahtera, suasana sorga bukan hanya pada saat kita meninggal sebagai orang percaya nanti  namun saat didunia pun kita dapat mengalaminya.

Matius 6:10 datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Seperti doa Yesus ini maka kitapun dapat mengalami suasana sorga semenjak didunia ini, dalam rumah tangga, dalam pekerjaan, dalam pendidikan kita, bahkan dalam kesendirian kita.

Roma 14:18 Karena barangsiapa melayani Kristus dengan cara ini, ia berkenan pada Allah dan dihormati oleh manusia. 

Damai sejahtera Tuhan bisa saja sirna dari kehidupan kita, karena itu penting sekali bagi kita untuk melayani Kristus dengan cara-cara yang berkenan kepada Tuhan bukan cara-cara duniawi yang sedang marak terjadi.

Roma 14:19 Sebab itu marilah kita mengejar apa yang mendatangkan damai sejahtera dan yang berguna untuk saling membangun. 

Manusia seringkali lebih mengejar perkara-perkara jasmani dibanding perkara rohani. Tidak heran banyak diantaranya mudah kehilangan damai sejahtera Tuhan.

Roma 12:9 Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik; 12:17 Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang! 

Seringkali damai sejahtera Tuhan seperti barang langka bukan karena stoknya yang terbatas tetapi karena orangnya yang seringkali sulit untuk berbuat baik.

Kejadian 4:7 Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya."

Jika kita tidak disiplinkan diri untuk berbuat baik maka sebenarnya kita sedang membantu iblis untuk melakukan kehendaknya didalam kita.

1 Tesalonika 5:18 Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.
 
Banyak orang sulit mengucap syukur karena tidak puas dengan keadaan dirinya, merasa tidak cantik, kurang ganteng, menyesal mengapa tidak lahir di keluarga kaya atau terpandang, tidak puas dengan pekerjaan yang dijalani dan selalu bersungut-sungut terhadap setiap masalah hidup yang dihadapi. Orang yang demikian sulit mengalami damai sejahtera Tuhan.

Ibrani 13:5 – “Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.”

Rasa cukup itu akan membawa kita pada ketenangan untuk menikmati semua yang Tuhan beri agar dapat kita nikmati. Sebaliknya jika kita selalu merasa tidak puas dan tamak, kita akan terjebak pada keluhan dan persungutuan yang menjerumuskan pada perbuatan dosa. 
Orang yang korupsi, mencuri dan tidak jujur diawali dengan rasa tidak cukup. Allah tidak akan berpangku tangan melihat kesulitan dan tantangan yang dihadapi umat-Nya. Tidak sekalipun Tuhan beranjak meninggalkan anak-anakNya.

Tetap semangat. Jbu


Sumber : Penjaga Menara - GPdI Green lake City

New seven Generation's artikel

Tidak ada komentar:

Posting Komentar