Yesaya 46:4 Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu.
Usia yang banyak bukan faktor utama dari penyebab ketidak bahagiaan sebab janji Tuhan luar biasa bagi anak-anakNya, bahkan sampai masa tua kitapun Tuhan janjikan penyertaan, perlindungan, kekuatan serta menggaransikan keselamatan bagi kita.
Roma 12:11-12 Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan, bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa!
Membiasakan diri untuk bermalas-malasan sama dengan mengijinkan kenyataan hidup menggerogoti mental dan spiritual sehingga bisa kehilangan semangat dan gairah hidup.
Yosua 14:7-8 Aku berumur empat puluh tahun, ketika aku disuruh Musa, hamba TUHAN itu, dari Kadesh-Barnea untuk mengintai negeri ini; dan aku pulang membawa kabar kepadanya yang sejujur-jujurnya, sedang saudara-saudaraku, yang bersama-sama pergi ke sana dengan aku, membuat tawar hati bangsa itu, aku tetap mengikuti TUHAN, Allahku, dengan sepenuh hati.
Berpikir positif saja tidaklah cukup, memilih bekerja keras tidaklah cukup, mengatakan hal hal optimis juga tidaklah cukup, untuk meraih tujuan hidup, kita harus menemukan cara untuk hidup benar, jujur, taat dan setia, agar bisa bertahan sampai janji Tuhan digenapi.
Yosua 14:9 Pada waktu itu Musa bersumpah, katanya: Sesungguhnya tanah yang diinjak oleh kakimu itu akan menjadi milik pusakamu dan anak-anakmu sampai selama-lamanya, sebab engkau tetap mengikuti TUHAN, Allahku, dengan sepenuh hati.
Kita tidak bisa menjadi orang yang antusias atas janji janji Tuhan, hanya dalam seminggu atau sebulan, komitmen dan kesetiaan dalam mengiring Tuhan, memegang peranan besar untuk mempertahankan antusiasme kita dalam jangka panjang.
Yosua 14:10 Jadi sekarang, sesungguhnya TUHAN telah memelihara hidupku, seperti yang dijanjikan-Nya. Kini sudah empat puluh lima tahun lamanya, sejak diucapkan TUHAN firman itu kepada Musa, dan selama itu orang Israel mengembara di padang gurun. Jadi sekarang, telah berumur delapan puluh lima tahun aku hari ini.
Isilah hidup kita dengan penuh ucapan syukur kepada Tuhan atas pemeliharaanNya yang begitu sempurna atas hidup ini, sabar dalam kesesakan, tetap setia dalam beribadah.
Yosua 14:11-12 pada waktu ini aku masih sama kuat seperti pada waktu aku disuruh Musa; seperti kekuatanku pada waktu itu demikianlah kekuatanku sekarang untuk berperang dan untuk keluar masuk, oleh sebab itu, berikanlah kepadaku pegunungan, yang dijanjikan TUHAN pada waktu itu, sebab engkau sendiri mendengar pada waktu itu, bahwa di sana ada orang Enak dengan kota-kota yang besar dan berkubu. Mungkin TUHAN menyertai aku, sehingga aku menghalau mereka, seperti yang difirmankan TUHAN."
Orang yang tinggal didalam Tuhan, serta percaya bahwa Tuhan tidak pernah ingkar janji, sekalipun situasi ekonomi memburuk, cuaca dan persoalan hidup datang silih berganti, akan tetap antusias, mereka tetap bersemangat dengan roh yang menyala nyala untuk tetap berdoa dan berharap kepada Tuhan.
Yosua 14:13-14 Lalu Yosua memberkati Kaleb bin Yefune, dan diberikannyalah Hebron kepadanya menjadi milik pusakanya, itulah sebabnya Hebron menjadi milik pusaka Kaleb bin Yefune, orang Kenas itu, sampai sekarang ini, karena ia tetap mengikuti TUHAN, Allah Israel, dengan sepenuh hati.
Jika ingin meraih cita-cita yang belum tercapai, kita perlu memiliki antusiasme yang berasal dari Tuhan, dengan cara bersukacita dalam pengharapan, sabar dalam kesesakan dan tekun dalam doa, bersyukurlah kepadaNya, niscaya pengharapan kita tidak akan pernah sia sia.
Tetap semangat. Jbu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar