Senin, 01 Mei 2023

KELUAR DARI JEBAKAN YANG MENAKUTKAN.

Ulangan 9:1 "Dengarlah, hai orang Israel! Engkau akan menyeberangi sungai Yordan pada hari ini untuk memasuki serta menduduki daerah bangsa-bangsa yang lebih besar dan lebih kuat dari padamu, yakni kota-kota besar yang kubu-kubunya sampai ke langit — 2 suatu bangsa yang besar dan tinggi, orang Enak, yang kaukenal dan yang tentangnya kaudengar orang berkata: Siapakah yang dapat bertahan menghadapi orang Enak

Pergumulan kita tidak sama persis dengan bangsa israel yang harus menyeberangi sungai Yordan dan harus menghadapi bangsa-bangsa yang lebih besar, lebih kuat serta orang-orang enak namun namanya pergumulan tentu dapat membuat penat hidup. 

1 Samuel 17:4 Lalu tampillah keluar seorang pendekar dari tentara orang Filistin. Namanya Goliat, dari Gat. Tingginya enam hasta sejengkal. 8 Ia berdiri dan berseru kepada barisan Israel, katanya kepada mereka: "Mengapa kamu keluar untuk mengatur barisan perangmu? Bukankah aku seorang Filistin dan kamu adalah hamba Saul? Pilihlah bagimu seorang, dan biarlah ia turun mendapatkan daku. 9 Jika ia dapat berperang melawan aku dan mengalahkan aku, maka kami akan menjadi hambamu; tetapi jika aku dapat mengungguli dia dan mengalahkannya, maka kamu akan menjadi hamba kami dan takluk kepada kami." 10 Pula kata orang Filistin itu: "Aku menantang hari ini barisan Israel; berikanlah kepadaku seorang, supaya kami berperang seorang lawan seorang." 11 Ketika Saul dan segenap orang Israel mendengar perkataan orang Filistin itu, maka cemaslah hati mereka dan sangat ketakutan. 

Raja Saul yang awalnya dipakai Tuhan dengan luar biasapun pada titik ini tidak berdaya, cemas, dan sangat ketakutan artinya siapapun kita tidak luput dari ketakutan. Walau demikian bukan berarti kita harus menyerah kalah.

Ulangan 9:3 Maka ketahuilah pada hari ini, bahwa TUHAN, Allahmu, Dialah yang berjalan di depanmu laksana api yang menghanguskan; Dia akan memunahkan mereka dan Dia akan menundukkan mereka di hadapanmu. Demikianlah engkau akan menghalau dan membinasakan mereka dengan segera, seperti yang dijanjikan kepadamu oleh TUHAN. 

Tuhan tahu betapa takutnya kita dalam menjani kehidupan yang penuh dengan pergumulan ini, karena itu IA mau hadir bahkan berjalan didepan kita. Pertanyaannya, apakah kita masih ada dalam penyertaanNya? Atau sudah bergeser keluar dariNya?

2 Raja-raja 6:15 Ketika pelayan abdi Allah bangun pagi-pagi dan pergi ke luar, maka tampaklah suatu tentara dengan kuda dan kereta ada di sekeliling kota itu. Lalu berkatalah bujangnya itu kepadanya: "Celaka tuanku! Apakah yang akan kita perbuat?" 16 Jawabnya: "Jangan takut, sebab lebih banyak yang menyertai kita dari pada yang menyertai mereka." 

Bisa saja secara kuantitas kita tertinggal jauh dibanding musuh yang mengepung kita namun jika kita berada dalam penyertaan Tuhan maka sehebat apapun musuh kita akan terkalahkan.

2Raja-raja 6:17 Lalu berdoalah Elisa: "Ya TUHAN: Bukalah kiranya matanya, supaya ia melihat." Maka TUHAN membuka mata bujang itu, sehingga ia melihat. Tampaklah gunung itu penuh dengan kuda dan kereta berapi sekeliling Elisa. 18 Ketika orang-orang Aram itu turun mendatangi dia, berdoalah Elisa kepada TUHAN: "Butakanlah kiranya mata orang-orang ini." Maka dibutakan-Nyalah mata mereka, sesuai dengan doa Elisa. 

Dalam peperangan rohani tidak dipersoalkan seberapa besar kekuatan lawan kita, sebaliknya Ia sangat menghargai besarnya percaya yang dibangun melalui iman dan pengharapan kepadaNya. Tetaplah percaya padaNya sebab penyertaanNya sempurna bagi kita.

Tetap semangat. Jbu


Sumber : Penjaga Menara - GPdI Green lake City

New seven Generation's artikel

Tidak ada komentar:

Posting Komentar