Kamis, 11 Mei 2023

KIDRON

Yohanes 18:1 Setelah Yesus mengatakan semuanya itu keluarlah Ia dari situ bersama-sama dengan murid-murid-Nya dan mereka pergi ke seberang sungai Kidron. Di situ ada suatu taman dan Ia masuk ke taman itu bersama-sama dengan murid-murid-Nya

Kidron. Ibrani “Qidron” Inggris disebut “obscure”, yang berarti kabur atau samar. Kalau kita hubungkan dengan manusia, maka manusia yang obscure berarti seseorang yang tidak mempunyai identitas yang jelas atau samar-samar. 

Tuhan Yesus tidak mau ada pengikut–Nya yang mengaku sebagai orang kristen tetapi tidak mempunyai identitas yang jelas. Tuhan Yesus ingin agar setiap orang kristen yang mengaku pengikut Tuhan, karakter dan kehidupannya menunjukkan kekristenan yang sejati. Yesus tidak mau ada kekristenan yang kualitas ketaatan, imannya tidak jelas.

Yohanes 13:28 Tetapi tidak ada seorang pun dari antara mereka yang duduk makan itu mengerti, apa maksud Yesus mengatakan itu kepada Yudas. 29 Karena Yudas memegang kas ada yang menyangka, bahwa Yesus menyuruh dia membeli apa-apa yang perlu untuk perayaan itu, atau memberi apa-apa kepada orang miskin.

Dimata rekan-rekannya, Yudas Iskariot adalah murid yang baik, ia suka memberi dan memperhatikan orang-orang yang miskin dan kekurangan. Tetapi setelah Yudas melewati sungai Kidron dan masuk ke taman Getsemani, maka terbukalah mata murid-murid siapa Yudas yang sebenarnya. 

Melewati sungai Kidron, topeng yang digunakan Yudas akhirnya terbuka. Yudas bukanlah pengikut, pelayan Yesus yang sejati. Kebaikan yang dilakukannya selama ini hanyalah kedok untuk menutupi jati dirinya yang sebenarnya. Melalui pengalaman lembah Kidron, ternyata Yudas adalah seorang penipu yang mencium dan menjual Yesus demi penghidupannya.

2 Korintus 5:17 Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.

Jika kita benar-benar adalah ciptaan baru maka hidupilah kehidupan yang baru, pastikan kita adalah pribadi yang beridentitas, tidak samar-samar namun dengan jelas mengkonfirmasikan kepada dunia tentang kita yang sebenarnya.

2 Korintus 3:2 Kamu adalah surat pujian kami yang tertulis dalam hati kami dan yang dikenal dan yang dapat dibaca oleh semua orang. 3 Karena telah ternyata, bahwa kamu adalah surat Kristus, yang ditulis oleh pelayanan kami, ditulis bukan dengan tinta, tetapi dengan Roh dari Allah yang hidup, bukan pada loh-loh batu, melainkan pada loh-loh daging, yaitu di dalam hati manusia.  

Orang percaya tentunya sudah diubahkan Tuhan, karena itu hiduplah sebagai cermin yang akan memperlihatkan karya Tuhan yang besar kepada dunia, untuk hal ini bukan hal yang mudah namun jika kita tetap menjaga hubungan dangan Tuhan maka IA akan memampukan kita.

Selamat hari minggu, selamat beribadah, selamat melayani Raja diatas segala raja.
Tetap semangat. Jbu


Sumber : Penjaga Menara - GPdI Green lake City

New seven Generation's artikel

Tidak ada komentar:

Posting Komentar