Yohanes 1:22 Maka kata mereka kepadanya: "Siapakah engkau? Sebab kami harus memberi jawab kepada mereka yang mengutus kami. Apakah katamu tentang dirimu sendiri?" 23 Jawabnya: "Akulah suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Luruskanlah jalan Tuhan! seperti yang telah dikatakan nabi Yesaya." 25 Mereka bertanya kepadanya, katanya: "Mengapakah engkau membaptis, jikalau engkau bukan Mesias, bukan Elia, dan bukan nabi yang akan datang?" 26 Yohanes menjawab mereka, katanya: "Aku membaptis dengan air; tetapi di tengah-tengah kamu berdiri Dia yang tidak kamu kenal, 27 yaitu Dia, yang datang kemudian dari padaku. Membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak." 28 Hal itu terjadi di Betania yang di seberang sungai Yordan, di mana Yohanes membaptis.
Yohanes pembabtis memiliki banyak keistimewaan: kelahirannya telah dinubuatkan sejak perjanjian lama, kelahirannya dengan cara mujizat, diurapi Roh Kudus sejak dalam kandungan ibunya, Elisabeth, ia mengenal Tuhan sejak masih di Rahim ibunya.
Matius 11:11 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis, namun yang terkecil dalam Kerajaan Sorga lebih besar dari padanya.
Dengan kelebihan yang dimiliki Yohanes bisa saja ia berbangga tentang dirinya sendiri. Namun Yohanes menyadari dia lahir bukan untuk popularitas diri semata, tapi untuk menyuarakan tentang Yesus. Demikian dengan hidup kita, apapun status kita, kita dipanggil untuk menyuarakan tentang Yesus.
Kisah Para Rasul 8:29 Lalu kata Roh kepada Filipus: "Pergilah ke situ dan dekatilah kereta itu!" 30 Filipus segera ke situ dan mendengar sida-sida itu sedang membaca kitab nabi Yesaya. Kata Filipus: "Mengertikah tuan apa yang tuan baca itu?" 31 Jawabnya: "Bagaimanakah aku dapat mengerti, kalau tidak ada yang membimbing aku?" Lalu ia meminta Filipus naik dan duduk di sampingnya. 32 Nas yang dibacanya itu berbunyi seperti berikut: Seperti seekor domba Ia dibawa ke pembantaian; dan seperti anak domba yang kelu di depan orang yang menggunting bulunya, demikianlah Ia tidak membuka mulut-Nya. 33 Dalam kehinaan-Nya berlangsunglah hukuman-Nya; siapakah yang akan menceriterakan asal usul-Nya? Sebab nyawa-Nya diambil dari bumi. 34 Maka kata sida-sida itu kepada Filipus: "Aku bertanya kepadamu, tentang siapakah nabi berkata demikian? Tentang dirinya sendiri atau tentang orang lain?" 35 Maka mulailah Filipus berbicara dan bertolak dari nas itu ia memberitakan Injil Yesus kepadanya. 36 Mereka melanjutkan perjalanan mereka, dan tiba di suatu tempat yang ada air. Lalu kata sida-sida itu: "Lihat, di situ ada air; apakah halangannya, jika aku dibaptis?" 38 Lalu orang Etiopia itu menyuruh menghentikan kereta itu, dan keduanya turun ke dalam air, baik Filipus maupun sida-sida itu, dan Filipus membaptis dia.
Filipus bukanlah seorang rasul melainkan hanyalah seorang diaken namun lewat pelayanannya, orang di Samaria menerima Yesus. Dengan kepekaan akan panggilan Tuhan Filipus bersaksi tentang Yesus kepada sida-sida Etiopia.
Sejarah gereja mencatat bahwa Etiopia menjadi negara Kristen pertama di Asia. Di akhir zaman Tuhan akan memakai gerejaNya untuk menyuarakan Yesus lewat kesaksian bagi dunia bahkan sampai ke daerah-daerah yang sulit terima berita keselamatan.
Tetap semangat. Jbu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar