Filipi 3:10-11 Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya, supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati.
Tuhan selalu memberi keseimbangan dalam kehidupan ini, ada siang ada malam, ada panas ada dingin dan seterusnya, sudah menjadi sifat manusia jika mereka memillih hanya yang disuka, itu sebabnya banyak orang lebih suka mendengar tentang berkat daripada yang lainnya.
Roma 8:18 Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita.
Alhasil gereja sangat pasif menangani hal hal yang berbau penderitaan dan pengorbanan, mereka lebih senang mengejar pengajaran tentang berkat ketimbang dengan penginjilan yang penuh dengan pergumulan, apalagi kalau harus pergi kedaerah daerah terpencil.
2 Korintus 4:17 Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami.
Dalam kenyataannya Kristen prosperity lemah dalam semangat juangnya dalam mengikut Kristus, fokus mereka hanya kepada berkat dan berkat, bukan penderitaan dalam mengikut Yesus.
2 Korintus 1:6 Jika kami menderita, hal itu menjadi penghiburan dan keselamatan kamu; jika kami dihibur, maka hal itu adalah untuk penghiburan kamu, sehingga kamu beroleh kekuatan untuk dengan sabar menderita kesengsaraan yang sama seperti yang kami derita juga.
Kristen bukan sekedar sebuah agama namun sebuah hubungan yang kuat dengan Tuhan, hubungan inilah yang membuat kita tidak takut menderita, dengan demikian hidup harus untuk Kristus.
2 Korintus 4:17 Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami.
Setiap orang percaya, harus berani bayar harga untuk menjadi pengikut Kristus, inilah mental pemenang yang harus terus dibangun.
Kiranya dengan memperingati kesengsaraan dan kematian Yesus, kita semakin mencintaiNya, dan hidup bagiNya.
Selamat beribadah, selamat melayani Raja diatas segala raja. Tetap semangat. Jbu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar