Ayub 31:29-30 Apakah aku bersukacita karena kecelakaan pembenciku, dan bersorak-sorai, bila ia ditimpa malapetaka, aku takkan membiarkan mulutku berbuat dosa, menuntut nyawanya dengan mengucapkan sumpah serapah!
Cara yang paling efektif mengecek keadaan hati adalah ketika mendengar berita tentang kemalangan atau keberuntungan seseorang, refleksi tanpa sadar akan muncul terhadap orang tersebut, ketika mereka sedang malang maka secara spontanitas hati kita akan sangat bersyukur sambil berkata dalam hati " rasain loe, biar cepat mampus", namun ketika kita mendengar keberuntungannya, kita bisa uring uringan, tidak senang menjadi marah dan emosional, bahkan orang lain yang tidak tahu duduk persoalannya bisa kena imbas.
Amsal 4:16 Karena mereka tidak dapat tidur, bila tidak berbuat jahat; kantuk mereka lenyap, bila mereka tidak membuat orang tersandung.
Kebanyakan orang yang memendam dendam dan sakit hati, secara psikis kejiwaannya terganggu, misalnya gangguan delusi, gangguan bipolar, gangguan skizoafektif, skizofrenia paranoid dan lain-lain, tidak bisa tidur dan lain sebagainya yang merembet pada sakit tubuh yang melebar seperti rematik, sakit maag bahkan kanker.
Amsal 4:22 Karena itulah yang menjadi kehidupan bagi mereka yang mendapatkannya dan kesembuhan bagi seluruh tubuh mereka,
Jika ada orang yang melakukan kesalahan kepada kita, belajarlah memaafkan, sadarilah bahwa kitapun tidak luput dari kesalahan, sampai rasa muak dan rasa tidak suka kita terhadap orang tersebut hilang lenyap, tanda pertamanya kita telah sembuh adalah kita akan bisa tidur lelap, kemudian akan kembali mudah bergaul dengan siapa saja dan beraktifitas sehingga menjadi produktif untuk menghasilkan kebaikan.
Amsal 4:23 Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.
Langkah selanjutnya untuk menjalani kehidupan adalah menjaga hati kita dengan sebaik baiknya, bila tiba tiba muncul keinginan untuk menyakiti bahkan rasanya ingin membunuh orang lain yang kita tidak sukai, cepatlah berdoa meminta pertolongan Tuhan agar perasaan yang demikian diangkat dari hati kita.
Amsal 4:24-25 Buanglah mulut serong dari padamu dan jauhkanlah bibir yang dolak-dalik dari padamu. Biarlah matamu memandang terus ke depan dan tatapan matamu tetap ke muka.
Jangan berpura pura kita tidak apa apa, padahal membencinya, pakailah pikiran Kristus bahwa Dia telah di salibkan tanpa dosa oleh orang orang yang iri dan membenciNya, bahkan Yesus yang kita percayai sama sekali tidak membalasnya melainkan melepaskan pengampunan.
Amsal 4:26-27 Tempuhlah jalan yang rata dan hendaklah tetap segala jalanmu.
Janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, jauhkanlah kakimu dari kejahatan.
Perluas lingkup pergaulan kita, lalu kenali tipe orang, berusahalah untuk beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan orang disekitar kita, jangan egois, bersikaplah yang baik terhadap orang lain, agar kitapun diperlakukan juga dengan baik, belajarlah berkompromi dalam hal baik, sadarilah bahwa tidak semua hal yang terjadi didunia ini harus sesuai dengan keinginan kita, pahamilah bahwa kita tidak bisa berbenturan dengan orang lain.
Tetap semangat. Jbu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar