Minggu, 17 April 2022

Gua Adulam

1 Samuel 22 : 2
Berhimpunlah juga kepadanya setiap orang yang dalam kesukaran, setiap orang yang dikejar-kejar tukang piutang, setiap orang yang sakit hati, maka ia menjadi pemimpin mereka. Bersama-sama dengan dia ada kira-kira empat ratus orang. 

❇️ Tidak mudah bagi kita untuk bisa menolong orang lain sementara kita sendiri sedang memerlukan pertolongan dan belum ada titik terang untuk mendapatkannya.

❇️ Daud tidak sayang diri walaupun banyak alasan mendukungnya untuk harus berlaku demikian. Kalau Daud bisa, maka kitapun bisa. Ketika kita berlambat-lambat dalam perasaan ini maka akan banyak waktu yang terbuang tanpa sebuah hasil kerja yang baik.

Yesaya 43:18-19
firman-Nya: "Janganlah ingat-ingat hal-hal yang dahulu, dan janganlah perhatikan hal-hal yang dari zaman purbakala! Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara. 

❇️ Tetap berpegang pada janji Tuhan, tinggalkan perasaan sayang diri sendiri sehingga kita bisa melakukan pelayanan yang baik, jika ini yang kita lakukan maka dalam “masa adulam” sekalipun kita dapat mencetak prestasi.

1 Samuel 22:1 
Lalu Daud pergi dari sana dan melarikan diri ke gua Adulam. Ketika saudara-saudaranya dan seluruh keluarganya mendengar hal itu, pergilah mereka ke sana mendapatkan dia. Dari sana Daud pergi ke Mizpa di Moab dan berkata kepada raja negeri Moab: "Izinkanlah ayahku dan ibuku tinggal padamu, sampai aku tahu, apa yang dilakukan Allah kepadaku."

❇️ Di masa Adulam sekalipun jika kita bisa membuat skala prioritas dan tidak mengabaikan keluarga maka percayalah akan ada satu hari kita dapat merayakan kemenangan Tuhan.

1 Samuel 22:4  
Lalu diantarkannyalah mereka kepada raja negeri Moab, dan mereka tinggal bersama dia selama Daud ada di kubu gunung.

❇️ Daud bisa mengelola hubungan tanpa mengorbankan kebenaran, pada “masa masa Adulam” muncul pertolongan-pertolongan yang tidak disangka.

👉 Jika kita dapat mengelola hubungan maka, non orang percaya sekalipun dapat dipakai Tuhan untuk membantu kita keluar dari masa sulit serta mengalami mujizat-Nya.

Tetap semangat. JBU




Sumber : Penjaga Menara - GPDI Green lake City

New seven Generation's artikel

Tidak ada komentar:

Posting Komentar