Minggu, 03 April 2022

Jangan Percaya kepada Benteng dan Perbendaharaanmu

Yeremia 48:7 Sungguh, oleh karena engkau percaya kepada bentengmu dan perbendaharaanmu, maka engkau pun akan direbut; Kamos akan pergi ke dalam pembuangan, bersama-sama dengan para imam dan pemukanya. 8 Pembinasa akan datang ke setiap kota, tidak ada kota yang terluput! Lembah akan binasa, tanah datar habis musnah, seperti yang difirmankan TUHAN. 

Adalah sesuatu yang normal bila kita membangun "tembok-tembok" yang kokoh dalam hidup kita. Allah telah mengaruniakan kemampuan akal budi untuk pertahanan diri dalam setiap ciptaan Nya, terlebih lagi manusia.

Yeremia 48:14 Bagaimanakah kamu berani berkata: Kami adalah pahlawan-pahlawan, orang-orang gagah perkasa untuk berperang! 29 Kami telah mendengar tentang keangkuhan Moab, alangkah angkuhnya dia, tentang kesombongannya, keangkuhannya dan kecongkakannya, tentang tinggi hatinya. 

Tidak menjadi masalah dengan besar atau tinggi apapun "tembok-tembok" yang mau kita bangun bagi kehidupan kita.  Namun jangan menyandarkan rasa aman dan tenang kita disitu!

Mazmur 62:2 Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku. 3 Hanya Dialah gunung batuku dan keselamatanku, kota bentengku, aku tidak akan goyah. 

Manusia berusaha mencari ketenangan dengan berbagai cara namun pada akhirnya akan sadar dan datang serta mengakui bahwa ketenangan hanya didapat dengan kedekatan pada Tuhan.

Masalahnya seringkali diakhir hidup bahkan pintu telah tertutup baru kebanyakan orang menyadarinya.

2 Raja 3 membandingkan antara Yoram yang percaya kemampuan diri sendiri, dengan Yosafat yg percaya kepada Tuhan.

Yoram begitu yakin dengan relasi-relasinya bahwa ia dapat menundukkan kembali raja Moab. 

Saat saat krisis dalam kehidupan, kita akan menjadi pembuktian bahwa kita beriman kepada Tuhan atau percaya kepada kemampuan diri sendiri!
 
Yohanes 14:1 "Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.

Yesus yang telah menyelesaikan misi penyelamatan tahu persis akan betapa  beratnya pergumulan orang percaya kerena itu dengan tegas IA menyampaikan kabar baik ini agar kita dapat memutuskan untuk menyambut kasih karunia Tuhan dengan iman yang terus dibangun kepadaNya.

1 Yohanes 5:1 Setiap orang yang percaya, bahwa Yesus adalah Kristus, lahir dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi Dia yang melahirkan, mengasihi juga dia yang lahir dari pada-Nya.2 Inilah tandanya, bahwa kita mengasihi anak-anak Allah, yaitu apabila kita mengasihi Allah serta melakukan perintah-perintah-Nya.3 Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu, bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya. Perintah-perintah-Nya itu tidak berat, 4 sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita.5 Siapakah yang mengalahkan dunia, selain dari pada dia yang percaya, bahwa Yesus adalah Anak Allah? 

Bagian yang harus kita kerjakan adalah percaya kepada Yesus, saat kita harus bergumul dengan iman kitapun IA dengan setia membuktikan bahwa kepercayaan kepadaNya tidaklah sia-sia.

Tetap semangat. Jbu


Sumber : Penjaga Menara - GPDI Green lake City

New seven Generation's artikel

Tidak ada komentar:

Posting Komentar