Keluaran 15:22 Musa menyuruh orang Israel berangkat dari Laut Teberau, lalu mereka pergi ke padang gurun Syur; tiga hari lamanya mereka berjalan di padang gurun itu dengan tidak mendapat air.23 Sampailah mereka ke Mara, tetapi mereka tidak dapat meminum air yang di Mara itu, karena pahit rasanya. Itulah sebabnya dinamai orang tempat itu Mara.24 Lalu bersungut-sungutlah bangsa itu kepada Musa, kata mereka: "Apakah yang akan kami minum?" 25 Musa berseru-seru kepada TUHAN, dan TUHAN menunjukkan kepadanya sepotong kayu; Musa melemparkan kayu itu ke dalam air; lalu air itu menjadi manis. Di sanalah diberikan TUHAN ketetapan-ketetapan dan peraturan-peraturan kepada mereka dan di sanalah TUHAN mencoba mereka,
Mendapatkan air adalah harapan semua orang namun air yang pahit adalah masalah tersendiri, walau demikian “sepotong Kayu” yang dilemparkan Musa ternyata dapat merubah rasa pahit menjadi manis.
Kolose 2:13 "Kamu juga, meskipun dahulu mati oleh pelanggaranmu dan oleh karena tidak disunat secara lahiriah, telah dihidupkan Allah bersama-sama dengan Dia, sesudah Ia mengampuni pelanggaran kita, 14 dengan menghapuskan segala surat hutang, yang oleh ketentuan hukum mendakwa dan mengancam kita. Dan itu ditiadakanNya dengan memakukannya pada kayu salib."
Sepotong kayu kasar berbicara tentang salib Tuhan Yesus yang sanggup mengubahkan. Kita tadinya mati oleh pelanggaran kita, tetapi karena salib Kristus kita dihidupkan kembali. Dahulu kita orang berhutang, tetapi karena salib Kristus kita menjadi orang yang bebas. Kematian berubah menjadi kehidupan oleh kuasa salib Kristus.
Galatia 3:13 Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!"
Tidak ada orang yang mau dikutuk namun jika Yesus sampai menjadi kutuk maka percayalah, semua IA lakukan demi kehidupan yang berkemenangan dari anak-anakNya.
2 Raja-raja 6:1-7.
Kapak timbul setelah Elisa melemparkan sepotong kayu ke sungai dimana mata kapak tenggelam dan hilang. Mata kapak itu adalah barang pinjaman. Ini artinya segala sesuatu dalam hidup kita ini “hanya pinjam bukan milik kita”.
Mata kapak ini memiliki berat jenis lebih besar dari air, tapi oleh sepotong kayu, bisa timbul kembali.
Kuasa salib Kristus sanggup mengubahkan bahkan dapat menembus tembok-tembok kemustahilan.
Yesus menyelesaikan bukan hanya untuk satu pokok pergumulan kita namun secara utuh, bagian kita adalah tetap percaya dan lakukan Firman Tuhan.
Tetap semangat. Jbu
Sepotong Kayu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar