Sabtu, 04 Juni 2022

Happiness

Yesaya 54:1
Bersorak-sorailah, hai si mandul yang tidak pernah melahirkan! Bergembiralah dengan sorak-sorai dan memekiklah, hai engkau yang tidak pernah menderita sakit bersalin! Sebab yang ditinggalkan suaminya akan mempunyai lebih banyak anak dari pada yang bersuami, firman TUHAN.
 
❇️ Ajakan ini bukan sekadar mengekspresikan kebahagiaan karena menerima pembebasan dari pembuangan, tetapi juga memperlihatkan sikap TUHAN yang bersedia menebus, menerima, dan memperbarui Yehuda kembali. 

❇️ Allah yang semula murka dan menghukum mereka ke pembuangan, oleh kasih setia-Nya memanggil mereka kembali dan memberkati mereka. Allah memperbarui perjanjian dengan mereka agar mereka bisa menerima kembali hak sebagai umat-Nya.
 
❇️ Manusia duniawi menolak konsep Tuhan ini namun bagi orang percaya justru wajar diajak bersorak-sorai mengapa? karena Tuhanlah penjamin kehidupan masa sekarang dan yang akan datang.

❇️ Bersorak-sorak dan bergembiralah menunjuk kepada suatu tindakan mencari-cari alasan untuk bergembira.
 
Rut 1:12-13  
Pulanglah, anak-anakku, pergilah, sebab sudah terlalu tua aku untuk bersuami. Seandainya pikirku: Ada harapan bagiku, dan sekalipun malam ini aku bersuami, bahkan sekalipun aku masih melahirkan anak laki-laki, masakan kamu menanti sampai mereka dewasa? Masakan karena itu kamu harus menahan diri dan tidak bersuami? Janganlah kiranya demikian, anak-anakku, bukankah jauh lebih pahit yang aku alami dari pada kamu, sebab tangan TUHAN teracung terhadap aku?" 
 
❇️ Tidak ada alasan bagi Rut untuk menikmati kebahagiaan di masa yang akan datang namun baginya kebahagiaan jusrtu akan terjadi jika ia mengusahakan untuk tetap berada dalam lingkupan Allah Israel.

Rut 1:18  
Ketika Naomi melihat, bahwa Rut berkeras untuk ikut bersama-sama dengan dia, berhentilah ia berkata-kata kepadanya.
 
❇️ Siapapun tidak bisa mencegah kita untuk bergembira jika Tuhan tetap menjadi pilihan dan pegangan dalam kehidupan kita.

Matius 15:21-28 
Lalu Yesus pergi dari situ dan menyingkir ke daerah Tirus dan Sidon. Maka datanglah seorang perempuan Kanaan dari daerah itu dan berseru: "Kasihanilah aku, ya Tuhan, Anak Daud, karena anakku perempuan kerasukan setan dan sangat menderita." Tetapi Yesus sama sekali tidak menjawabnya. Lalu murid-murid-Nya datang dan meminta kepada-Nya: "Suruhlah ia pergi, ia mengikuti kita dengan berteriak-teriak."  Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel. "Tetapi perempuan itu mendekat dan menyembah Dia sambil berkata: "Tuhan, tolonglah aku." Tetapi Yesus menjawab: "Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing." Kata perempuan itu: "Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya."
 
❇️ Selalu ada tantangan bagi kita untuk tetap bergembira namun jika kita kita terus mencari Tuhan dalam hidup ini maka akan terbit pertolongan yang pasti.

Matius 15:28 
Maka Yesus menjawab dan berkata kepadanya: "Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kau kehendaki." Dan seketika itu juga anaknya sembuh. 
 
❇️ Pada akhirnya kitapun akan bersukacita karena Tuhàn Yesus tidak mungkin ingkari perjanjian-Nya.
 
Roma 5:11  
Dan bukan hanya itu saja! Kita malah bermegah dalam Allah oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, sebab oleh Dia kita telah menerima pendamaian itu.

👉 Jika kita jujur maka pada kenyataannya tidak ada alasan bagi kita untuk tidak bergembira, bersukacita sebab kita yang berdosa telah diperdamaikan dengan BAPA disorga.

Tetap semangat. JBU




Sumber : Penjaga Menara - GPDI Green lake City

New seven Generation's artikel

Tidak ada komentar:

Posting Komentar