Jumat, 03 Juni 2022

Jangan sampai gagal hidup

Lukas 5:4-6 
Setelah selesai berbicara, Ia berkata kepada Simon: "Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab: "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." Dan setelah mereka melakukannya, mereka menangkap sejumlah besar ikan, sehingga jala mereka mulai koyak.  
 
❇️ Setelah mengalami kedahsyatan Tuhàn Yesus, murid-murid mengambil keputusan untuk melayani Tuhan dan menikmati berkat-berkat-Nya namun tiba pada satu keadaan, merekapun merasa dilema dan sulit untuk mengambil keputusan.
  
Yohanes 21: 3 
Kata Simon Petrus kepada mereka: "Aku pergi menangkap ikan." Kata mereka kepadanya: "Kami pergi juga dengan engkau." Mereka berangkat lalu naik ke perahu, tetapi malam itu mereka tidak menangkap apa-apa. 
 
❇️ Setiap orang tidak ingin untuk mengalami kemunduran dalam hidupnya namun pada kenyataannya tidak bisa luput dari keadaan tersebut. Waktu Petrus mengambil langkah untuk kembali sebagai nelayan maka teman-temannya pun mengikutinya.
 
Amsal 24:16 
Sebab tujuh kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali, tetapi orang fasik akan roboh dalam bencana. 
 
❇️ Walaupun kemunduran tak dapat dielakkan namun bukan berarti kita tidak punya peluang untuk maju dan menang, bagi kita yang telah dibenarkan akan ada harapan untuk bangkit dan memenangkan perlombaan.
 
Yohanes 21:12-14 
Kata Yesus kepada mereka: "Marilah dan sarapanlah." Tidak ada di antara murid-murid itu yang berani bertanya kepada-Nya: "Siapakah Engkau?" Sebab mereka tahu, bahwa Ia adalah Tuhan. Yesus maju ke depan, mengambil roti dan memberikannya kepada mereka, demikian juga ikan itu. Itulah ketiga kalinya Yesus menampakkan diri kepada murid-murid-Nya sesudah Ia bangkit dari antara orang mati.
 
❇️ Tuhàn Yesus kembali mengadakan peristiwa ini untuk mengingatkan kembali sehingga murid-murid sadar akan visi Tuhan dalam hidup mereka.
 
❇️ Terkadang Tuhan sengaja mengulangi kembali peristiwa tertentu dalam hidup kita hanya untuk mengingatkan kita bahwa IA tidak pernah menyerah untuk kemenangan-kemenangan kita.
 
Matius 28: 19-20 
Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."
 
👉 Bangkitlah dari kegagalan dan ingat visi Tuhan bagi kita agar kita dapat menjadi “penjala manusia”, membawa jiwa bagi Kristus. Jika mulut kita masih berat untuk mewartakan kabar baik ini maka minimal cara hidup kita dapat diselaraskan dengan Firman Tuhan.
 
Tetap semangat. JBU



Sumber : Penjaga Menara - GPDI Green lake City

New seven Generation's artikel

Tidak ada komentar:

Posting Komentar