Minggu, 14 Agustus 2022

IMAN YANG BENAR

Iman adalah keyakinan dan kekuatan yang kita dapatkan lewat hubungan dengan Tuhan. Ada orang yang beriman karena mengharapkan sesuatu, ingin mendapat sesuatu dari Tuhan. Tetapi yang harus kita ketahui adalah IMAN YANG BENAR adalah IMAN YANG MEMPERSEMBAHKAN SEGALA SESUATU kepada Tuhan. Iman bukanlah alat untuk kita mendapatkan sesuatu. Bila iman kita benar, pastilah kita mendapatkan apa yang kita harapkan dan pohonkan dari Tuhan.

Kekristenan tidak cukup hanya punya iman. Yang kita butuhkan adalah hati nurani yang murni, karena iman yang disertai dengan hati nurani yang murni akan menghasilkan hubungan yang intim dengan Tuhan. Hati nurani adalah bagian dari jiwa manusia yang memiliki kesadaran moral, yang membuat manusia secara rasional bisa memutuskan mana yang baik dan mana yang jahat, mana yang benar dan mana yang salah. Pada hati nuranilah Tuhan menaruh kesadaran akan kebenaran. Sehingga bila seseorang tidak mendengar atau menyadari kehadiran Tuhan, hati nuraninya tumpul, ia tidak bisa membedakan mana yang benar mana yang salah dan imannya pasti gugur!

1 Timotius 1:18-20 18 Tugas ini kuberikan kepadamu, Timotius anakku, sesuai dengan apa yang telah dinubuatkan tentang dirimu, supaya dikuatkan oleh nubuat itu engkau memperjuangkan perjuangan yang baik dengan iman dan hati nurani yang murni. 19 Beberapa orang telah menolak hati nuraninya yang murni itu, dan karena itu kandaslah iman mereka, 20 di antaranya Himeneus dan Aleksander, yang telah kuserahkan kepada Iblis, supaya jera mereka menghujat.

Iman bisa kandas dan gugur akibat hati nurani yang tidak murni dan tumpul. Seperti Himeneus dan Alexander, yang awalnya adalah penatua jemaat namun karena iman mereka gugur, mereka menjadi penghujat.

Bagaimana agar kita memiliki hati nurani yang murni?
1. Tidak menyimpan kesalahan orang lain. 
2. Mau selalu mengampuni

Jangan kotori hati nurani kita dengan menumpuk kesalahan orang lain, sehingga sulit bagi kita untuk mengampuni mereka. Dendam, menyimpan kesalahan orang lain dan tidak mau mengampuni, akan mendatangkan kerugian besar dalam kehidupan kita, karena hati nurani yang tercemar akan mengalami disfungsi pendengaran akan suara Firman Tuhan, tidak menyadari kehadiran Tuhan dan ujung-ujungnya, iman kita gugur, berkat Tuhan pun tidak kita nikmati.

Lukas 18:8 Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka. Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?"

Kiranya, Ketika kita berjumpa muka dengan muka dengan Tuhan Yesus, IA tersenyum mendapati iman yang benar, yang lahir dari hati nurani yang murni di dalam kehidupan kita.

Tuhan Yesus memberkati. Tetap semangat. 




Sumber : Penjaga Menara - GPDI Green lake City

New seven Generation's artikel

Tidak ada komentar:

Posting Komentar