Sabtu, 13 Agustus 2022

Sibukan diri untuk belajar dari sejarah

2 Samuel 21:1 
Dalam zaman Daud terjadilah kelaparan selama tiga tahun berturut-turut, lalu Daud pergi menanyakan petunjuk TUHAN. Berfirmanlah TUHAN: "Pada Saul dan keluarganya melekat hutang darah, karena ia telah membunuh orang-orang Gibeon." 
 
❇️ Seringkali kita sudah berdoa, memuji, menyembah Tuhan namun Tuhan mengijinkan langit bagaikan tembaga. Pada fase ini tidak sedikit orang percaya yang kebingungan.
 
❇️ Jika Tuhan belum menjawab doa-doa kita, besar kemungkinan IA sedang merenda suatu karya yang agung mulia, ajaibnya jalan Tuhan bukan hanya untuk satu tujuan, satu pribadi saja tetapi seringkali untuk beberapa tujuan, beberapa orang.
 
❇️ Israel memang telah berdosa kepada Tuhan, khususnya raja Saul yang tidak mau belajar dari sejarah sehingga Tuhan mengijinkan fakta buruk menimpa mereka namun pelajaran berharga, nilai-nilai kehidupan harus dihidupi oleh kita semua yang ingin diberkati Tuhan.
 
Yosua 9:18 
Orang Israel tidak menewaskan, sebab para pemimpin umat telah bersumpah kepada mereka demi TUHAN, Allah Israel. Lalu bersungut-sungutlah segenap umat kepada para pemimpin.
 
❇️ Yosua dalam kepemimpinannya, ia sangat tunduk pada pengaturan Tuhan sehingga tidak memberikan perlindungan dan penghidupan bagi Gibeon, sayangnya pada zaman Saul ia menganggap remeh hukum ini sehingga demi kepentingan politik Israel dan Yehuda Saul menerobos hukum Tuhan.
 
❇️ Siapapun kita yang menerobos hukum Tuhan pasti satu saat lambat atau cepat akan mengalami akibat ketidaktaatan, sayangnya jika harus ditanggung oleh generasi sesudah kita.
 
❇️ Yosua mengadakan perjanjian karena tipuan orang-orang Gibeon tapi dihadapan Tuhan, penduduk Gibeon berhak dilindungi karena perjanjian itu sah, menggunakan nama ALLAH yang hidup.
 
2 Samuel 21:3-6, 9
Daud berkata kepada orang-orang Gibeon itu: "Apakah yang dapat kuperbuat bagimu dan dengan apakah dapat kuadakan penebusan, supaya kamu memberkati milik pusaka TUHAN?" Sesudah itu berkatalah mereka kepada raja: "Dari orang yang hendak membinasakan kami dan yang bermaksud memunahkan kami, sehingga kami tidak mendapat tempat di mana pun di daerah Israel, biarlah diserahkan tujuh orang anaknya laki-laki kepada kami, supaya kami menggantung mereka di hadapan TUHAN di Gibeon, di bukit TUHAN." Lalu berkatalah raja: "Aku akan menyerahkan mereka." kemudian diserahkannyalah mereka ke dalam tangan orang-orang Gibeon itu. Orang-orang ini menggantung mereka di atas bukit, di hadapan TUHAN. Ketujuh orang itu tewas bersama-sama. Mereka telah dihukum mati pada awal musim menuai, pada permulaan musim menuai jelai.
 
👉 Belajarlah dari sejarah supaya jangan bertindak semau kita sebab jika menerobos aturan berlalu lintas saja berakibat buruk, apalagi menerobos hukum Tuhan. Apapun situasinya tunduklah kepada aturan Tuhan niscaya kita akan mengalami hal-hal baik dalam kehidupan kita.
 
Tetap semangat. JBU



Sumber : Penjaga Menara - GPDI Green lake City

New seven Generation's artikel

Tidak ada komentar:

Posting Komentar