Wahyu 12:12 Karena itu bersukacitalah, hai sorga dan hai kamu sekalian yang diam di dalamnya, celakalah kamu, hai bumi dan laut! karena Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat."
Pada kenyataannya walaupun banyak orang percaya yang bertahan saat digoda namun tidak sedikit juga dari orang percaya yang jatuh saat digoda.
Lukas 21:36 Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia."
Berjaga-jaga senantiasa artinya Semua orang dalam segala keadaan, segala hal harus tetap berusaha dan mengusahakan agar tetap memenangkan perlombaan .
Matius 26:41 Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah."
Pencobaan menunjuk kepada penderitaan yang datang dari luar yang seakan memaksa kita untuk mengikuti cara-cara duniawi, juga merupakan pencobaan yang wujudnya berupa tawaran iblis yang menggoda, menimbulkan dorongan dalam hati kita untuk mengikuti tawaran iblis yang menggiurkan.
Berdoa menunjuk kepada suatu harapan, kerinduan yang sangat kuat untuk berada didepan (seperti seorang pembalap atau seseorang yang sedang berlomba), yang ingin tetap berada didepan dan tidak mau ketinggalan.
Nasihat Yesus kepada murid-murid-Nya ini, sangat relevan dengan kehidupan kita sebagai pengikut Yesus yang hidup di akhir zaman. 2 Timotius 3:1-9 menyatakan bahwa ada kesukaran kesukaran yang dapat membuat kualitas rohani jemaat merosot bahkan kehilangan iman kepada Yesus. Sebab itu, Yesus menasehatkan supaya kita tidak jatuh kedalam pencobaan.
“roh penurut tetapi daging lemah” artinya kunci kekuatan kita terletak di dalam roh kita bukan di dalam daging kita. Yang dimaksud roh adalah manusia batiniah kita (the inner man), sedang tubuh adalah manusia lahiriah kita (sensual man) lemah. Adapun yang harus kita bangun selama kita hidup di muka bumi ini adalah manusia rohaniah atau manusia batiniah kita, bukan manusia jasmani kita.
Matius 14:27 Tetapi segera Yesus berkata kepada mereka: "Tenanglah! Aku ini, jangan takut!"
Markus 4:39 Ia pun bangun, menghardik angin itu dan berkata kepada danau itu: "Diam! Tenanglah!" Lalu angin itu reda dan danau itu menjadi teduh sekali.
Ada waktunya Yesus langsung menghardik badai, tofan tapi ada waktunya justru kitalah yang harus tenang agar dapat mengambil keputusan secara bijak, dan itu didapatkan melalui waktu-waktu kita dengan Tuhan, berdoa.
Tetap semangat. Jbu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar