Jumat, 02 Juni 2023

kurang rajin tetapi karena kurang bersyukur

Filipi 2:14  Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan, 

Saat kita mengeluh tentang pasangan kita, ingat ada begitu banyak pasangan yang sering konflik namun waktu salah satunya dipanggil pulang ke Rumah Bapa, pasangannya sangat bersedih, bahkan seperti burung yang tidak bisa terbang tinggi karena hanya memiliki satu sayap.

Saat kita mengeluh tentang anak kita, ingatlah ada banyak  orang yang berharap untuk dapat anak tapi belum bahkan tidak mendapatkan.

Saat kita mengeluh tentang rumah kita yang kecil, ingatlah orang-orang yang tidak mempunyai rumah dan tinggal di kolong jembatan.

Saat kita mengeluh tentang pekerjaan kita, ingatlah bahwa banyak orang masih terus mencari pekerjaan.

Saat kita mengeluh karena beratnya bersekolah, kuliah,  Ingat!!! Masih banyak orang yang ingin bersekolah, lanjutkan kuliah namun belum kesampaian.

Hidup hanya sementara, jangan habiskan waktu untuk bersungut-sungut toh kita pun banyak kekurangannya.

Yakobus 1:14 Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya. 15 Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut.

Kata “mencukupkan diri” berarti memiliki segala sesuatu yang dibutuhkan. Jadi seharusnya yang diprioritaskan adalah kebutuhan bukan keinginan.

Filipi 4:11 Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan.

Cukup adalah sebuah konsep yang dibangun oleh masing-masing individu. Cukup bagi seseorang belum tentu cukup bagi orang lain. Ada yang merasa tidak membutuhkan hal-hal materiil terlalu banyak, tapi ada pula yang sangat mendambakannya. Ada yang tidak memperoleh banyak hal namun merasa cukup, ada pula yang hidup berkelimpahan tapi masih terus merasa kurang.

Matius 20: 25 Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata: "Kamu tahu, bahwa pemerintah-pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi dan pembesar-pembesar menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka. 26 Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, 27 dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu; 28 sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."

Belajarlah untuk tidak bersungut-sungut. Yesus bukan tidak setuju dengan keinginan untuk lebih maju, lebih didepan, lebih besar namuan IA  mengajarkan kita untuk mengawali semuanya dengan hal-hal kecil dan ketekunan untuk melayani.

Tetap semangat. Jbu


Sumber : Penjaga Menara - GPdI Green lake City

New seven Generation's artikel

Tidak ada komentar:

Posting Komentar